Pemerintah Akan Suntik Vaksin Covid-19 ke Anak Usia di Bawah 12 Tahun Awal 2022

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:04 WIB
Pemerintah Akan Suntik Vaksin Covid-19 ke Anak Usia di Bawah 12 Tahun Awal 2022
Puluhan anak berusia 12 tahun ke atas di Pekanbaru mengikuti vaksinasi Covid-19 massal yang digelar Kejati Riau, Kamis (8/7/2021). [Foto Riauonline]

Suara.com - Pemerintah berencana melakukan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak di bawah 12 tahun mulai awal tahun 2022.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut realisasi rencana ini menunggu hasil penelitian keamanan vaksin yang dilakukan oleh produsen vaksin di luar negeri.

"Rencananya kalau itu sudah keluar hasil uji klinisnya kita bisa mulai digunakan di awal tahun depan," kata Budi dalam jumpa pers, Selasa (26/10/2021).

Budi menyebut sejauh ini baru Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer yang melakukan uji klinis vaksin Covid-19 mereka terhadap anak-anak.

"Diharapkan sampai dengan akhir tahun bisa keluar ketiganya untuk emergency use authorization-nya, kita juga sedang bekerja sama dengan BPOM juga untuk memastikan kita bisa mengeluarkan sesegera mungkin setelah di negara asalnya ketiga vaksin tersebut bisa digunakan untuk anak-anak usia 5-12 tahun," jelasnya.

Melansir dari Medical Xpress, vaksin yang dibuat oleh Pfizer dan mitranya di Jerman, BioNTech sudah tersedia untuk siapa saja yang berusia 12 tahun ke atas. Tetapi sebelumnya anak-anak yang lebih muda belum bisa mendapatkan vaksin.

Untuk anak-anak usia sekolah dasar, Pfizer menguji dosis yang jauh lebih rendah, yakni sepertiga dari jumlah yang biasanya.

"Setelah dosis kedua, anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun mengembangkan tingkat antibodi penangkal virus corona sama kuatnya dengan remaja dan dewasa muda yang mendapatkan suntikan kekuatan reguler," kata Dr. Bill Gruber, wakil presiden senior Pfizer, mengatakan kepada The Associated Press.

Dosis anak juga terbukti aman, dengan efek samping sementara yang hampir serupa dengan yang terjadi pada orang dewasa. Anak-anak biasanya mengalami sakit lengan, demam, atau pegal-pegal.

baca juga

Gruber mengatakan bahwa Pfizer bertujuan untuk mengajukan persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk perizinan.

Awal bulan ini, kepala FDA Dr. Peter Marks mengatakan bahwa setelah Pfizer menyerahkan hasil studinya, agensinya akan mengevaluasi data.

"Semoga dalam hitungan minggu [dapat] memutuskan apakah suntikan itu aman dan cukup efektif untuk anak-anak yang lebih muda," ujar Marks.

Tersedianya vaksin yang aman dan efektif untuk anak-anak bisa menjadi harapan baru untuk kembalinya usia ini ke sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas: 35,4 Persen Warga Lhokseumawe Telah Divaksin Covid-19

Satgas: 35,4 Persen Warga Lhokseumawe Telah Divaksin Covid-19

Sumut | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:25 WIB

Kedatangan Tahap 100, Indonesia Terima 1 Juta Vaksin Sinovac Hibah dari China

Kedatangan Tahap 100, Indonesia Terima 1 Juta Vaksin Sinovac Hibah dari China

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:59 WIB

Vaksinasi Massal di Banda Aceh Capai 80.895 Orang

Vaksinasi Massal di Banda Aceh Capai 80.895 Orang

Sumut | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:10 WIB

Menkes Budi Gunadi: Masyarakat Adat Berhak Dapat Vaksin Covid-19

Menkes Budi Gunadi: Masyarakat Adat Berhak Dapat Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:46 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×