Wanita Nyaris Diperkosa ABG di Kebun: Muka Dikepruk Batu, Diseret Kondisi Tangan Terikat

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:16 WIB
Wanita Nyaris Diperkosa ABG di Kebun: Muka Dikepruk Batu, Diseret Kondisi Tangan Terikat
Wanita Nyaris Diperkosa ABG di Kebun: Muka Dikepruk Batu, Diseret Kondisi Tangan Terikat. Ilustrasi kasus pemerkosaan / Foto : Modus Aceh

Suara.com - Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun di India mencoba memperkosa seorang wanita berusia 23 tahun setelah menguntit korban pada Senin (25/10/2021).

Melansir dari The New Indian Express, Rabu (27/10/2021), kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 waktu setempat. Anak laki-laki tersebut menyeret wanita itu ke perkebunan terdekat di daerah Kondotty dan memukul wajah korban dengan batu.

Anak laki-laki itu mengikat tangan wanita tersebut menggunakan mantelnya. Tetapi, wanita itu berhasil kabur dan langsung lari ke rumah terdekat dari lokasi kejadian.

Dewan Lingkungan Kottukkara tiba setelah alarm dinyalakan. Wanita tersebut diberi pertolongan pertama terlebih dahulu dan kemudian dibawa ke rumah sakit.

“Namun, dia berhasil melepaskan diri dari cengkeramannya dan berlari ke rumah terdekat saat dia mencoba mengambil batu lain untuk menyerangnya,” ucap Ummer Farook, anggota dewan lingkungan Kottukkara dari Kotamadya Kondotty.

“Wajah wanita itu bengkak. Penyerang telah merobek pakaiannya. Kami memberikan pertolongan pertama pada wanita yang terluka tersebut dan memindahkannya ke Rumah Sakit Kondotty Taluk dan kemudian ke Rumah Sakit Universitas Kedokteran Manjeri,” jelas Farook.

Anggota dewan mengatakan wanita itu biasanya naik bus dari persimpangan untuk pergi ke pusat komputer.

Dari rumahnya, wanita itu harus berjalan satu kilometer untuk mencapai pertigaan Kottukkara. Dia biasanya mengambil jalan pintas melalui sawah untuk mencapai pertigaan.

Pelaku tersebut adalah seorang pelajar kelas 10 sekaligus juara judo tingkat kabupaten. Ia berhasil diidentifikasi dari keterangan yang diberikan wanita tersebut dan rekaman CCTV.

baca juga

Wanita tersebut mengatakan pelaku berbicara dalam bahasa Malayalam dan dia telah melihatnya di daerah itu beberapa kali.

Polisi mengatakan anak laki-laki tersebut telah ditahan pada Selasa (26/10/2021). Anak itu mengaku melakukan kejahatan selama interogasi.

“Anak laki-laki itu menderita beberapa bekas luka di tangan, leher, dan bibirnya dari kuku wanita itu saat dia menolak pemerkosaan,” tutur Kepala Kepolisian Distrik Malappuram, Sujith Das.

“Dia mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia mendapatkan luka setelah dia jatuh saat mencoba melarikan diri dari anjing pengejar. Namun, selama interogasi terperinci, dia mengaku telah melakukan kejahatan itu.”

Inspektur Kondotty, Pramod, mengatakan anak laki-laki tersebut akan dihadirkan di hadapan dewan peradilan anak.

"Kami akan menyerahkan laporan ke dewan, di mana kami akan menyebutkan bahwa anak laki-laki itu telah mencoba memperkosa dan membunuh wanita itu," pungkas Pramod.

(Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Asal Bantul Tega Perkosa Anak Pacarnya, Ancam Bunuh Korban jika Diadukan

Pria Asal Bantul Tega Perkosa Anak Pacarnya, Ancam Bunuh Korban jika Diadukan

Jogja | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Kapolsek Parigi Diduga Perkosa Anak Tersangka Segera Jalani Sidang Etik

Kapolsek Parigi Diduga Perkosa Anak Tersangka Segera Jalani Sidang Etik

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:38 WIB

Parah! Pria Tunawisma Perkosa Wanita di Kereta, Penumpang Lain Diam

Parah! Pria Tunawisma Perkosa Wanita di Kereta, Penumpang Lain Diam

Sumbar | Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:26 WIB

Geger! Suami Perkosa Ibu Mertua di Kabupaten Luwu, Korban Akhirnya Berani Melapor

Geger! Suami Perkosa Ibu Mertua di Kabupaten Luwu, Korban Akhirnya Berani Melapor

Sulsel | Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:44 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×