Pilih Viralkan Atasan daripada Melapor: Internal Saja Tak Terayomi, Bagaimana Rakyat?

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:52 WIB
Pilih Viralkan Atasan daripada Melapor: Internal Saja Tak Terayomi, Bagaimana Rakyat?
Pilih Viralkan Atasan daripada Melapor: Internal Saja Tak Terayomi, Bagaimana Rakyat? Video Viral Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar menendang dan memukul anak buahnya dalam acara Baksos Akabri 1999 Peduli, Kamis (21/10/2021). (Tangkapan layar/ist)

Suara.com - Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar menganiaya Brigadir Sony, karena kesal anak buahnya tidak bisa dihubungi saat jaringan zoom meeting terganggu. Kasus ini mencuat setelah Brigadir Sony memviralkan video aksi brutal Kapolres. 

Terkait hal itu, Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto menilai apa yang dilakukan Brigadir Sony mengindikasikan adanya permasalahan terkait mekanisme pengaduan di internal Polri atau Propam.

Mungkin, kata Bambang, Propam dianggap tidak bisa memberi rasa keadilan. Sehingga, Brigadir Sony memilih menyebarluaskan video tersebut ke grup angkatannya hingga viral di media sosial.

"Ini indikasi masalah serius di kepolisian bahwa mekanisme pengaduan untuk internal itu dianggap tidak bisa menjawab rasa keadilan korban, yang mengakibatkan dia menyebarkan rekaman CCTV di media sosial," kata Bambang kepada Suara.com, Rabu (27/10/2021).

, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf (Instagram)
, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf (Instagram)

Menurut Bambang, ini menjadi masalah serius di tubuh institusi Polri. Pasalnya, anggota di internalnya saja tidak merasa terayomi.

"Kalau di internal saja tidak merasa terayomi, bagaimana akan mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat?" katanya.

Apa yang dilakukan oleh Brigadir Sony sedikit banyaknya sama seperti yang dilakukan oleh masyarakat belakangan ini. Di mana mereka terkesan lebih percaya 'mengadu' ke media sosial berkaitan dengan kasus-kasus kejahatan atau ulah oknum tak bertanggungjawab.

Sebagai contoh, misalanya kasus penganiyaan yang dilakukan oknum anggota Polresta Tangerang membanting mahasiswa. Terbukti, Polri terkesan bergerak cepat usai video tersebut viral di media sosial.

Contoh lainnya, yakni kasus dugaan pelanggaran prosedur yang dilakukan Polisi 'artis' Aipda Monang Parlindungan Ambarita. Polri langsung memutasi yang bersangkutan dan diproses secara etik usai videonya memeriksa handphone pemuda tanpa izin viral di media sosial. 

baca juga

"Di internal (Polri) pun juga tidak mempunyai saluran pengaduan yang dipercaya bisa berbuat adil, makanya mereka (Brigadir Sony) juga memilih jalan “memviralkan”," ujar Bambang.

Sanksi dan Apresiasi

Atas kejadian ini, Bambang menilai perlu adanya saksi tegas terhadap Kapolres Nunukan untuk memberikan efek jera dan pembelajaran bagi atasan lainnya. Sanksi tersebut misalnya bisa berupa demosi, penundaan kenaikan pangkat, penundaan sekolah atau pencopotan.

"Bukan mencopot dari jabatan Kapolres Nunukan kemudian diberi jabatan lagi di tempat atau bidang yang lain," jelasnya.

Di sisi lain, Bambang menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perlu memberikan apresiasi kepada Brigadir Sony. Sebab, Brigadir Sony dinilainya telah berani membuka budaya kekerasan di internal Polri.

"Harusnya Kapolri juga memberi penghargaan sebagai duta transparansi. Bahwa dia sudah membuka budaya kekerasan di tubuh Polri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Isi Garasi Kapolres Nunukan yang Tendang Anak Buahnya, Motor Lebih Dominan

Bongkar Isi Garasi Kapolres Nunukan yang Tendang Anak Buahnya, Motor Lebih Dominan

Otomotif | Rabu, 27 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Minta Maaf

Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Minta Maaf

Video | Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:45 WIB

Kapolres Nunukan Tendang dan Tinju Anak Buah: Warisan Militeristik Orba Masih Ada di Polri

Kapolres Nunukan Tendang dan Tinju Anak Buah: Warisan Militeristik Orba Masih Ada di Polri

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:57 WIB

Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf

Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

×