Bekerja dan Belajar dari Rumah, Kominfo Pastikan Dukungan Digital Berjalan Lancar

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:14 WIB
Bekerja dan Belajar dari Rumah, Kominfo Pastikan Dukungan Digital Berjalan Lancar
Ilustrasii transformasi digital. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi di Indonesia baru disadari pada 2 Maret 2020, saat Presiden Jokowi menyebutkan ada 2 warga negara Indonesia yang positif terjangkit Virus Corona. Keduanya merupakan warga Depok, Jawa Barat. Sedangkan Desember 2019 adalah awal ditemukannya virus ini di Wuhan. WHO sendiri baru menamakan ini sebagai Virus Corona pada Januari-Februari 2020.

Untuk merealisasikan disiplin kesehatan dan meminimalisir kerumunan, pemerintah mengeluarkan kebijakan, mulai dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hingga PPKM, yaitu Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Sejumlah sesi PPKM Darurat telah dilaksanakan, dan saat ini, pemerintah tengah memberlakukan PPKM leveling.

Aturan-aturan tersebut mengimbau masyarakat untuk tinggal di rumah lebih lama. Semua kegiatan, termasuk bekerja, belajar hingga beribadah, dilakukan dari rumah.
Di tengah imbauan itu, tentu, pemerintah harus mengupayakan hal-hal yang mendukung aktivitas dari rumah. Salah satunya adalah dukungan digital yang harus berjalan lancar.

Menanggapi hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama pemangku kepentingan sektor komunikasi dan informatika menyiapkan layanan telekomunikasi yang berkualitas, agar warga bisa menjalani segala kegiatan digitalnya dari rumah.

Indonesia Mulai Transformasi Digital
Beberapa waktu lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate menyatakan, Kominfo berupaya untuk selalu menjaga layanan telekomunikasi dan internet tetap prima.

Menurutnya, situasi baru di Indonesia dan dunia yang terjadi saat ini merupakan bentuk baru dari transformasi cara hidup, cara bernegara, transformasi bekerja, transformasi bersosialisasi dan transformasi budaya dalam arti yang sangat luas.

Berkenaan dengan kerja, sekolah, dan beribadah dari rumah, Kominfo dan seluruh operator seluler dan platform digital berusaha menjaga betul jaringan telekomunikasi dan informatika.

Menurut Menkominfo, kesiapan infrastruktur telekomunikasi dan digital harus diperhatikan untuk mendorong percepatan transformasi digital.

"Secara fundamental, kehidupan masyarakat menjadi satu pola hidup yang berbeda dan berubah dari biasanya. Bukan lagi kehadiran secara fisik. Ruang digital dan ruang telekomunikasi menjadi aktivitas masyarakat itu sendiri," ujarnya beberapa waktu lalu.

Senada dengan pesan Presiden Joko Widodo saat Program Indonesia Makin Cakap Digital 2021 dicanangkan, bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya pengembangan konektivitas digital dan talent digital, maka Kominfo saat ini, menjaga benar segala aset telekomunikasi.

Menkominfo menyatakan, saat ini kementeriannya mengajak jaringan fixed broadband, fiber optic maupun mobile broadband dan satelit, memperhatikan kesiapan-kesiapan infrastruktur jaringan maupun infrastruktur telekomunikasi, serta minta kepada para operator seluler untuk menjaga kualitas layanan.
“Ini menjadi komitmen bersama,yaitu tersedianya bandwidth yang cukup, alat-alat dan peralatan yang memadai, maintenance dari sisi quality of service tetap terjamin dan terjaga baik untuk mendukung aktivitas masyarakat dari rumah,” ujarnya.

Upaya Percepatan Transformasi Digital
Dalam upaya mempercepat transformasi digital di Indonesia, Kominfo meluncurkan Program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).

Gerakan ini digelar bersamaan dengan akselerasi pembangunan infrastruktur digital dengan membangun ratusan BTS, jaringan internet desa, serta jaringan backbone Palapa Ring, yang merupakan bagian dari empat fokus utama Roadmap Indonesia Digital 2021-2024 atau Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024.

Saat ini, Kominfo telah merampungkan Roadmap Indonesia Digital 2021-2024. Menkominfo menyatakan, peta jalan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mempercepat transformasi digital dengan empat fokus utama.

Fokus pertama adalah percepatan infrastruktur untuk memperluas akses masyarakat terhadap internet. Kedua, mendorong adopsi teknologi. Ketiga, peningkatan talenta digital dan terakhir, menyelesaikan regulasi pendukung yang bertujuan untuk menyiapkan masyarakat digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empat Tokoh Daerah Bakal Diberikan Gelar Pahlawan Nasional oleh Jokowi, Ini Nama-namanya

Empat Tokoh Daerah Bakal Diberikan Gelar Pahlawan Nasional oleh Jokowi, Ini Nama-namanya

News | Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:58 WIB

Pengembangan Internet 5G, Kominfo: Penguasaan Frekuensi oleh Televisi Masih Jadi Kendala

Pengembangan Internet 5G, Kominfo: Penguasaan Frekuensi oleh Televisi Masih Jadi Kendala

Tekno | Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:16 WIB

Kolaborasi Penting untuk Akselerasi Teknologi 5G di Indonesia

Kolaborasi Penting untuk Akselerasi Teknologi 5G di Indonesia

Tekno | Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:21 WIB

Masyarakat Indonesia Jangan Cuma Jadi Konsumen di tengah Pengembangan 5G

Masyarakat Indonesia Jangan Cuma Jadi Konsumen di tengah Pengembangan 5G

Tekno | Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:14 WIB

Kominfo Dukung Pengembangan Satelit Nano di Indonesia

Kominfo Dukung Pengembangan Satelit Nano di Indonesia

Tekno | Selasa, 26 Oktober 2021 | 00:28 WIB

Kominfo: Unduh Aplikasi Pinjol Legal di Appstore dan Google Play

Kominfo: Unduh Aplikasi Pinjol Legal di Appstore dan Google Play

Tekno | Senin, 25 Oktober 2021 | 23:56 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB