alexametrics

Pria Ini Mengajar Matematika di Situs Porno, Ternyata Malah Banyak yang Nonton

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Pria Ini Mengajar Matematika di Situs Porno, Ternyata Malah Banyak yang Nonton
Ilustrasi mengajar matematika. (Shutterstock)

Ada banyak orang menonton video di platform dewasa, maka dia mengunggah video disana.

Suara.com - Seorang guru matematika di Taiwan, Changsu menempuh cara tak biasa untuk meraup keuntungan dari mengajar online, yaitu mengunggah video belajar di situs porno.

Menyadur India Today Kamis (28/10/2021), Changsu yang sudah 15 tahun mengajar matematika awalnya putus asa karena videonya memiliki sedikit penonton di kanal Youtube.

Ia lantas membuat sebuah akun di situs dewasa Pornhub dan mencoba mengajar matematika di sana. Rupanya cara itu berhasil, videonya justru ditonton ole banyak orang.

Menariknya, dia mencoba mengajar matematika di situs XVideos tapi tidak mendapat respons seperti di Pornhub karena situs lain tidak mengizinkan klip non-dewasa.

Baca Juga: Bikin Geger! Gegara Typo, Penumpang Pesawat Maskapai Ini Jadi Dapat Akses ke Situs Porno

“Karena sangat sedikit orang yang mengajar matematika di platform video dewasa, dan karena ada begitu banyak orang yang menonton video di sana," ujarnya.

Changsu mengajar matematika di situs porno. (Youtube)
Changsu mengajar matematika di situs porno. (Youtube)

"Saya pikir jika saya mengunggah video saya di sana, banyak orang akan melihatnya,” katanya pada Mel Magazine.

Changshu ingin lebih banyak orang menonton videonya di Pornhub karena itu berhasil mengumpulkan USD 250.000 per tahun atau setara Rp 3,5 miliar.

Uang itu ia gunakan untuk membayar staf dan menghasilkan lebih banyak video tentang saat mengajar matematika.

“Saya tidak ingin mengajar matematika di Pornhub. Saya ingin memberi tahu dunia bahwa saya adalah seorang guru dari Taiwan yang bisa mengajar kalkulus dengan baik.”

Baca Juga: Guru Matematika Terseksi Bikin Heboh, Kini Bikin Kelas Online Soal Cinta

Akun Changshu menampilkan dirinya dengan hoodie abu-abu dan kacamata sambil memecahkan masalah matematika di papan hijau dan menjelaskan metode diferensial dalam bahasa Mandarin.

Komentar