Dokter Bedah Ketiduran Setelah Makan Siang, Pasien Ditinggal di Meja Operasi

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 16:28 WIB
Dokter Bedah Ketiduran Setelah Makan Siang, Pasien Ditinggal di Meja Operasi
Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan (pixabay/DarkoStojanovic)

Suara.com - Seorang dokter bedah terkemuka, Dr. Tony Tannoury, kepala operasi tulang belakang di Boston Medical Center didenda USD 5 ribu atau sekitar Rp 71 juta karena menelantarkan pasien di ruang operasi.

Ia mengaku meninggalkan pasien untuk pergi makan siang lalu ketiduran di mobilnya.

Menyadur New York Post Sabtu (30/10/2021) ia mengaku kepada Dewan Pendaftaran Massachusetts telah melewatkan operasi pergelangan kaki darurat pada November 2016, Boston Globe melaporkan.

Tannoury, yang membawa pasien ke ruang operasi sebagai ahli bedah yang tersedia, kemudian meninggalkan rumah sakit dan "membeli sesuatu untuk dimakan di mobilnya yang diparkir dan tertidur di dalam kendaraan".

Ia tak kembali sampai hari berikutnya dan seorang kepala residen akhirnya melakukan operasi dan ia didenda USD 5.000 karena merusak kepercayaan publik terhadap integritas profesi medis.

Ilustrasi operasi. (Pixabay)
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Dia juga diperintahkan untuk menyelesaikan kursus "profesionalisme" dan meninjau peraturan untuk pengawas, menurut dewan negara bagian.

Pejabat Pusat Medis Boston melaporkan insiden itu ke dewan negara bagian dan juru bicara rumah sakit mengatakan mereka transparan siapa yang melakukan operasi.

"Hasil operasinya positif," kata juru bicara BMC Jenny Eriksen Leary. Rumah sakit juga membebaskan semua biaya dalam operasi, menurut catatan dewan medis.

Tannoury menjadi kepala operasi tulang belakang di Fakultas Kedokteran Universitas Boston, yang berafiliasi dengan BMC, sejak 2006, menurut halaman LinkedIn-nya.

Sementara itu, presiden Society for Patient Centered Orthopaedics, mengecam perilaku Tannoury sebagai hal yang tercela sambil mengatakan teguran yang diterimanya terlalu ringan.

"Itu hanya tamparan pepatah di pergelangan tangan," kata Dr James Rickert, seorang ahli bedah ortopedi dari Indiana.

“Saya tidak percaya bahwa jika itu adalah dewan yang sebagian besar terdiri dari pasien, mereka tidak akan memiliki hukuman yang jauh lebih keras.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dikira ODGJ, Kocak Maling Ketiduran Sampai Dibangunin Pemilik Rumah

Sempat Dikira ODGJ, Kocak Maling Ketiduran Sampai Dibangunin Pemilik Rumah

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 16:09 WIB

Santri Ketiduran setelah Salat, Pas Bangun Auto Lemes Dilihat Puluhan 'Bidadari'

Santri Ketiduran setelah Salat, Pas Bangun Auto Lemes Dilihat Puluhan 'Bidadari'

News | Senin, 27 September 2021 | 19:13 WIB

Lagi Kuliah Online Tapi Ngantuk Berat, Video Mahasiswi Ketiduran Ini Bikin Ngakak

Lagi Kuliah Online Tapi Ngantuk Berat, Video Mahasiswi Ketiduran Ini Bikin Ngakak

Video | Rabu, 08 September 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China

Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:33 WIB

Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat

Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:30 WIB

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam

Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:19 WIB

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:54 WIB

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:39 WIB