Banyak Loyalis Anas Urbaningrum, PKN Disebut Merugi Jika Cuma jadi Pesaing Demokrat

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 03 November 2021 | 10:38 WIB
Banyak Loyalis Anas Urbaningrum, PKN Disebut Merugi Jika Cuma jadi Pesaing Demokrat
Banyak Loyalis Anas Urbaningrum, PKN Disebut Merugi Jika Cuma jadi Pesaing Demokrat. Anas Urbaningrum. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Munculnya Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang banyak diinisiasi oleh loyalis eks Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum dinilai harus bisa memberikan pembuktian ke depan. PKN disebut akan rugi jika hanya menargetkan jadi pesaing Partai Demokrat pada Pemilu mendatang. 

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin, mengatakan, setiap warga negara berhak untuk mendirikan partai dan menjadi ketum partai. Termasuk Gede Pasek  Suardika yang memilih mundur daru Hanura dan menjadi ketum PKN. Namun, menurut Ujang, PKN perlu pembuktian sebagai partai pendatang baru. Ia mengatakan, PKN harus bisa lolos terlebih dahulu untuk bisa ikut Pemilu 2024.

"Ini perlu pembuktian bagi PKN ke depan. Sebagai partai baru yang penting itu bagaimana bisa lolos ikut menjadi peserta Pemilu," kata Ujang saat dihubungi, Rabu (3/10/2021). 

Setelah dinyatakan lolos verifikasi dan bisa mengikuti Pemilu baru lah bicara soal persaingan dengan partai lain. Namun, Ujang menyarankan agar PKN tak sekedar ingin bersaing dengan Partai Demokrat semata. 

"Habis itu baru bersaing dengan PD dan partai-partai lainnya. Jika targetnya hanya menyaingi PD (Demokrat) rugi bagi PKN. Mestinya targetnya bersanding dan bisa bersaing dengan partai-partai papan atas," tuturnya. 

Ujang lanjut menilai, niat untuk menggoyahkan Partai Demokrat bisa tergantung lolos atau tidaknya PKN menjadi peserta Pemilu. Perolehan suara juga dianggap sangat penting untuk ke depannya. 

"Jika misalnya tak lolos Pemilu kan akan ditertawakan PD. Dihitung atau tidaknya partai itu tergantung partai itu bisa meraih dukungan rakyat dengan mendapatkan suara yang banyak," ungkapnya. 

"Jika tak lolos pemilu, maka tak akan dihitung dan tak akan bisa menggoyang PD. Jika perolehan suaranya dalam Pemilu bisa sama atau mengungguli PD, maka ini akan bisa menggoyang dan bersaing dengan PD." 

Kehadiran PKN

baca juga

Sebelumnya, Gede Pasek Suardika (GPS) telah menyatakan mengundurkan diri dari Partai Hanura dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Jenderal atau Sekjen. Mundurnya Pasek lantaran disebut akan memimpin partai baru yakni Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).


PKN ini merupakan partai politik yang banyak diinisiasi oleh para loyalis Anas Urbaningrum. Sri Mulyono salah satu inisiator dan juga Sekjen PKN menyampaikan kabar Pasek merapat ke PKN.

"Sebenarnya begitu mendengar seringnya ide dan gagasan politiknya dihambat sehingga tidak bisa maksimal, kami sudah meminta GPS untuk keluar saja dan merintis dari nol dan lebih sehat," kata Sri dalam keterangannya, Sabtu (30/10/2021).

Menurut Sri, Paseks menyatakan tidak enak untuk pergi meninggalkan Hanura. Pasalnya Pasek sendiri di Hanura sudah punya jalinan erat dengan kader-kader di daerah.

Kemudian, Sri mengklaim, dengan pertimbangan kalkulasi waktu dan kesiapan untuk penataan partai, akhirnya Pasek disebut bersedia meninggalkan Hanura dan bergabung dengan PKN.

"Begitu bersedia, GPS meminta ide gagasan politik kebangsaan yang diimpikan bisa dijadikan tulang punggung perjuangan, maka lahirlah Partai Kebangkitan Nusantara," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditinggal SBY Berobat ke LN, Kerja-kerja Politik Partai Demokrat Tetap Berjalan Lewat AHY

Ditinggal SBY Berobat ke LN, Kerja-kerja Politik Partai Demokrat Tetap Berjalan Lewat AHY

News | Selasa, 02 November 2021 | 16:00 WIB

Idap Kanker Prostat, SBY Punya Banyak Aktivitas sampai Tak Istirahat

Idap Kanker Prostat, SBY Punya Banyak Aktivitas sampai Tak Istirahat

News | Selasa, 02 November 2021 | 15:40 WIB

Kena Kanker Prostat, Moeldoko Doakan SBY Cepat Pulih dan Panjang Umur

Kena Kanker Prostat, Moeldoko Doakan SBY Cepat Pulih dan Panjang Umur

Jakarta | Selasa, 02 November 2021 | 14:06 WIB

Sakit Kanker Prostat, SBY Bakal ke Luar Negeri untuk Berobat

Sakit Kanker Prostat, SBY Bakal ke Luar Negeri untuk Berobat

News | Selasa, 02 November 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:06 WIB

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

×