Gedung 22 Lantai di Nigeria Ambruk, Empat Pekerja Tewas dan Ratusan Lainnya Terjebak

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 03 November 2021 | 20:59 WIB
Gedung 22 Lantai di Nigeria Ambruk, Empat Pekerja Tewas dan Ratusan Lainnya Terjebak
Ilustrasi gedung ambruk.[Shutterstock]

Suara.com - Sedikitnya empat orang tewas dan ratusan lainnya hilang setelah gedung pencakar langit 22 lantai di Nigeria runtuh pada Selasa (2/11/2021).

Menyadur The Sun Rabu (3/11/2021), gedung yang runtuh tersebut terletak di di kawasan kelas atas kota Lagos, Nigeria.

Akibat kecelakaan tersebut, 100 orang dilaporkan terjebak di reruntuhan gedung yang ambruk sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Petugas penyelamat mengatakan banyak pekerja yang terperangkap di dalam gedung tersebut, namun tidak dapat memastikan jumlah orang yang terperangkap.

Di dekat lokasi kejadian, tentara bertugas menahan kerumunan warga yang menonton operasi penyelamatan para korban.

Lusinan warga yang geram karena runtuhnya gedung tersebut berkumpul di sekitar lokasi. Banyak yang menangis dan menyuarakan rasa frustrasi mereka atas lambatnya upaya penyelamatan.

Komisaris Polisi Negara Bagian Lagos Hakeem Olusegun Odumosu mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan penyebab keruntuhan gedung tersebut.

"Banyak pekerja terjebak di bawah reruntuhan," kata Femi Oke-Osanyintolu, manajer umum badan manajemen darurat Negara Bagian Lagos.

Wisdom John, seorang pekerja di gedung tersebut mengatakan dia lolos dari kecelakaan tersebut karena sedang berada di lantai dasar.

baca juga

"Ada lebih dari 50 yang bekerja hari ini dan ada manajer juga. Kami baru saja kehilangan banyak pekerja," kata pria 28 tersebut.

Daerah Ikoyi adalah salah satu distrik perumahan dan bisnis kelas atas di Lagos, kota komersial berpenduduk padat di Nigeria.

Eric Tetteh, seorang pekerja konstruksi gedung tersebut mengatakan bahwa dia dan saudaranya berhasil melarikan diri.

Tapi dia memperkirakan bahwa lebih dari 100 orang berada di dalam gedung pada saat runtuh hingga menjadi tumpukan puing-puing.

Empat pekerja konstruksi lainnya di lokasi itu mengatakan puluhan rekan mereka berada di dalam ketika bangunan itu runtuh.

"Sepertinya ada 40 orang di dalam, saya melihat 10 mayat karena saya memanjat," kata Peter Ajagbe (26), salah satu pekerja lokal di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkatan Bersenjata Militer Rusia Klaim Berhasil Usir Perompak di Teluk Guinea

Angkatan Bersenjata Militer Rusia Klaim Berhasil Usir Perompak di Teluk Guinea

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:37 WIB

Bunuh 18 Jemaah di Masjid Nigeria, Kelompok Bersenjata Juga Culik 7 Orang Lainnya

Bunuh 18 Jemaah di Masjid Nigeria, Kelompok Bersenjata Juga Culik 7 Orang Lainnya

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Ketahui Sejarah Gerakan Non Blok: Indonesia dan Soekarno Punya Peran Besar

Ketahui Sejarah Gerakan Non Blok: Indonesia dan Soekarno Punya Peran Besar

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:47 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB