Kemenkes Ungkap Sudah Ada 22 Mutasi Varian Delta Covid-19 Di Indonesia

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Kamis, 04 November 2021 | 15:42 WIB
Kemenkes Ungkap Sudah Ada 22 Mutasi Varian Delta Covid-19 Di Indonesia
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa sampai hari ini sudah ada 22 mutasi dari varian Delta Covid-19 di Indonesia.

Nadia menyebut total mutasi dari varian Delta Covid-19 secara global sudah terdeteksi sebanyak 75 mutasi.

"Varian Delta ini sampai saat ini sudah ada 75 kurang lebih variasinya (di dunia), di Indonesia sendiri sudah ada 22 variasi," kata Nadia dalam diskusi FMB9-KPCPEN, Kamis (4/11/2021).

Dia menjelaskan, varian Delta mempunyai level penularan yang lebih cepat sehingga menjadi salah satu pertimbangan pemerintah mengurangi masa karantina internasional menjadi tiga hari bagi pelaku perjalanan yang sudah divaksin lengkap.

"Mereka kan maksimal 3 hari sebelumya sudah harus PCR. berarti sudah ada 3 hari untuk kita bisa mendeteksi. kemudian, 3 hari melakukan karantina. jadi, kurang lebih 5-6 hari," jelasnya.

Nadia meyakini aturan karantina kesehatan di pintu masuk negara sudah sesuai dengan pertimbangan kesehatan masyarakat, sehingga penularan bisa dicegah.

"Kalau kita temukan ada kasus positif, itu dilakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing, mutasi virus delta ini bisa berkembang, kita berharap dengan kecepatan vaksinasi menekan terus laju penularan, tidak memberi kesempatan varian Delta berkembang lebih lanjut," tutur Nadia.

Data Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenkes per 16 Oktober 2021, sudah tercatat 4.025 varian delta, 68 varian alpha, dan 22 varian beta yang terdeteksi di Indonesia.

Hasil ini didapat dari pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) terhadap 7.853 spesimen yang diperiksa di 909 laboratorium di seluruh Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Pemberian Vaksin COVID-19 untuk Anak-anak

Rekomendasi Pemberian Vaksin COVID-19 untuk Anak-anak

News | Kamis, 04 November 2021 | 15:13 WIB

Kemenkes Sebut Ada 23 Varian Delta Covid-19 di Indonesia

Kemenkes Sebut Ada 23 Varian Delta Covid-19 di Indonesia

Health | Kamis, 04 November 2021 | 15:12 WIB

Epidemiolog Minta Masyarakat Jangan Terjebak Euforia Penurunan Kasus Covid-19, Mengapa?

Epidemiolog Minta Masyarakat Jangan Terjebak Euforia Penurunan Kasus Covid-19, Mengapa?

Health | Kamis, 04 November 2021 | 14:33 WIB

Studi: Ibu Hamil dan Menyusui Merespons Dosis Pertama Vaksin Covid-19 Lebih Lambat

Studi: Ibu Hamil dan Menyusui Merespons Dosis Pertama Vaksin Covid-19 Lebih Lambat

Health | Kamis, 04 November 2021 | 14:56 WIB

Penting! Pesan Satgas Covid-19 Bagi Perusahaan yang Ingin Terapkan WFO

Penting! Pesan Satgas Covid-19 Bagi Perusahaan yang Ingin Terapkan WFO

Health | Kamis, 04 November 2021 | 13:58 WIB

Jokowi Mania Ngotot Minta Menteri-menteri Terafiliasi Bisnis PCR untuk Mundur

Jokowi Mania Ngotot Minta Menteri-menteri Terafiliasi Bisnis PCR untuk Mundur

News | Kamis, 04 November 2021 | 13:30 WIB

Kasus Covid-19 di Bantul Meningkat, Bupati Minta Warga Jangan Sembrono

Kasus Covid-19 di Bantul Meningkat, Bupati Minta Warga Jangan Sembrono

Jogja | Kamis, 04 November 2021 | 13:21 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×