Ada Kabel dan Baterai dari Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 08 November 2021 | 16:08 WIB
Ada Kabel dan Baterai dari Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman
Polisi saat mendatangi rumah orang tua Veronica Koman di kawasan Jakarta Barat usai peristiwa ledakan diduga bom. (istimewa)

Suara.com - Terjadi ledakan di rumah orang tua aktivis Papua, Veronica Koman pada Minggu (7/11/20221) kemarin. Belum diketahui secara pasti benda yang menjadi penyebab ledakan tersebut. Namun pasca ledakan, ditemui kabel dan baterai. Hal itu diungkapkan oleh Michael Himan, tim kuasa hukum Veronica Koman. 

"Itu ada (baterai dan kabel) iya, kemudian ada kabel-kabel seperti itu, serpihan bungkusan-bungkusan yang mereka bungkus itu ya di dalamnya," kata Michael saat dihubungi wartawan, Senin (8/11/2021). 

Kata Michael orang pertama yang menemukan benda tersebut adalah pembantu orang tua Veronica, yang sedang mencuci mobil. 

Saat mendapati benda tersebut, dia langsung membuangnya karena dirasa mencurigakan. 

"Saat dibuang langsung meledak gitu, bunyinya itu gede. Gede banget gitu sampai heboh warga," ujar Michael. 

Terpisah itu, seorang warga,  berinisial R  juga membenarkan adanya kabel dan baterai tersebut. 

"Baterai ada kabelnya," ujar R. 

Bahkan kata dia bunyi ledakan terdengar dua kali dengan suara yang cukup keras yang kemudian mengeluarkan cairan berwarna merah.

Di lokasi, hingga saat ini noda cairan berwarna merah tersebut masih membekas di lokasi. 

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo mengatakan dugaan sementara sumber ledakan  berasal dari petasan. 

"Sementara dugaan kuat adalah petasan," ujar Ady saat dihubungi wartawan. 

Sebelumnya, ledakan terdengar di kediaman orang tua Veronica Koman di Jelambar Baru Gropet, Jakarta Barat. Peristiwa ini dikabarkan terjadi pada Minggu (7/11/2021) sekira pukul 10.45 WIB. Namun sejauh ini, polisi masih menyelidiki soal peristiwa ledakan tersebut.

Dalam penyelidikan sementara, polisi menyebut kemungkinan benda yang meledak di rumah orang tua Veronica Koman adalah petasan. Diduga pelaku teror itu berjumlah dua orang dan mengendarai sepeda motor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Teror ke Keluarga Veronica Koman Diduga Tulis Pesan Ancaman, Begini Isinya

Pelaku Teror ke Keluarga Veronica Koman Diduga Tulis Pesan Ancaman, Begini Isinya

News | Senin, 08 November 2021 | 15:34 WIB

Buru Pelaku Teror, Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV Milik Tetangga Veronica Koman

Buru Pelaku Teror, Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV Milik Tetangga Veronica Koman

News | Senin, 08 November 2021 | 15:14 WIB

Rumah Ortu Veronica Koman Diteror, Tetangga Dengar 2 Kali Ledakan: Gak Kepikiran Itu Bom

Rumah Ortu Veronica Koman Diteror, Tetangga Dengar 2 Kali Ledakan: Gak Kepikiran Itu Bom

News | Senin, 08 November 2021 | 14:08 WIB

Diduga karena Ungkit Isu HAM Papua, Orang Tua Veronica Koman Juga Sering Diteror

Diduga karena Ungkit Isu HAM Papua, Orang Tua Veronica Koman Juga Sering Diteror

News | Senin, 08 November 2021 | 12:24 WIB

Terkini

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB