Massa Unjuk Rasa Afganistan Dorong-Dorongan dengan Petugas, Anak Kecil Ikut Terlibat

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 15 November 2021 | 14:38 WIB
Massa Unjuk Rasa Afganistan Dorong-Dorongan dengan Petugas, Anak Kecil Ikut Terlibat
Sejumlah pencari suaka asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor UNHCR pada Senin (15/11/2021). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Aksi dorong-dorongan tidak dapat terelakkan dalam unjuk rasa para pencari suaka asal Afghanistan dengan petugas keamanan di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di dalam kantor, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021). Mereka meminta pihak UNHCR untuk bisa turun dan mendengarkan aspirasi mereka. 

Pantauan Suara.com di lokasi, para pengunjuk rasa awalnya melakukan aksi di jalan kecil yang terletak di samping kantor UNHCR. Namun sekitar pukul 13.30 WIB, massa dengan mayoritas wanita serta anak-anak mencoba untuk menerobos penjagaan para petugas keamanan. 

"Officer come here! Officer come here!" teriak massa. 

Pencari suaka asal Afganistan yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa menggelar unjuk rasa di Kantor perwakilan UNHCR Jakarta pada Senin (15/11/2021). [Suara.com/Ria Rizki]
Pencari suaka asal Afganistan yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa menggelar unjuk rasa di Kantor perwakilan UNHCR Jakarta pada Senin (15/11/2021). [Suara.com/Ria Rizki]

Awalnya, mayoritas ibu-ibu yang berada di depan barisan masih bisa menahan diri. Namun pada akhirnya, mereka dibantu oleh massa pria yang menempatkan diri di belakang barisan. Alhasil 'pagar' yang dibuat oleh para polwan serta srikandi Satpol PP pun jebol. 

Satpam dari tempat kantor UNHCR berada sontak menutupkan pagar kantor karena massa unjuk rasa merangsek ke depan. Kini mereka belum masuk ke dalam kantor UNCHR dan memilih untuk melanjutkan orasi. 

Sebelumnya, ratusan pencari suaka asal Afganistan kembali berunjuk rasa di depan kantor UNHCR, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021). Mereka menuntut untuk diberangkatkan ke negara ketiga yang terbebas dari konflik perang. 

Pantauan Suara.com di lokasi, ratusan pencari suaka tersebut terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak. Para wanita serta anak-anak memilih untuk duduk dan pria berdiri sambil mendengarkan orasi. 

Mayoritas para wanita muda dan ibu-ibu memegang ppster dengan tulisan tuntutan. 

Salah satu dari ratusan pencari suaka, Rakhima mengatakan mereka sudah 10 tahun hingga lebih tinggal di Indonesia. Selama itu mereka juga kerap meminta UNHCR untuk memberikan bantuan. 

Kata Rakhima, pihaknya sudah membicarakan tuntutannya kepada UNHCR namun tidak pernah ada solusi. 

"Tapi sampai sekarang jawaban dari mereka. Kita tidak bisa hubungi. Kita tidak bisa hubungi UNHCR. Kita benar-benar capek," kata Rakhima. 

Karena berkomunikasi dengan UNHCR tidak memberikan solusi, maka mereka memutuskan untuk kembali berunjuk rasa. Rakhima mengungkapkan kalau para pencari suaka asal Afganistan sudah lelah tinggal di Indonesia. 

"Biar kita minta keadilan masyarakat indonesia. Kita juga manusia. Benar-benar kita cape di sini kita tidak bisa tahan di sini. Ini semua ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak di sini benar-benar semua sakit jiwa," ucapnya. 

Dalam kesempatan itu, Rakhima juga mengutarakan kalau pihaknya menuntut untuk dipindahkan ke negara pihak ketiga. 

"Kita tidak nunggu negara yang pilihan kita, kita tidak ada pilihan sama sekali, kita ikut. Kita cuman minta tolong proses dan kita minta tolong kewarganegaraan, cuman gitu saja."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Unjuk Rasa, Pencari Suaka Afghanistan Ingin Dipindahkan Ke Negara Lain

Kembali Unjuk Rasa, Pencari Suaka Afghanistan Ingin Dipindahkan Ke Negara Lain

News | Senin, 15 November 2021 | 13:27 WIB

Khawatir Dikasih Janji Manis Lagi, Pencari Suaka Afganistan Tolak Negosiasi dengan UNHCR

Khawatir Dikasih Janji Manis Lagi, Pencari Suaka Afganistan Tolak Negosiasi dengan UNHCR

News | Senin, 15 November 2021 | 13:11 WIB

WHO Perkirakan 3,2 Juta Anak di Afghanistan Berisiko Alami Kekurangan Gizi Akut

WHO Perkirakan 3,2 Juta Anak di Afghanistan Berisiko Alami Kekurangan Gizi Akut

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 23:58 WIB

Terkini

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB