Ditawari Berulang Kali, Pendemo Asal Afghanistan Gagal Negosiasi Dengan UNHCR

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 15 November 2021 | 18:35 WIB
Ditawari Berulang Kali, Pendemo Asal Afghanistan Gagal Negosiasi Dengan UNHCR
Sejumlah pencari suaka asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor UNHCR pada Senin (15/11/2021). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Perwakilan pencari suaka asal Afghanistan yang berunjuk rasa akhirnya mau melakukan negosiasi dengan pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di dalam kantor yang berada di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021). Namun, perwakilan mereka ditolak karena pegawai UNHCR sudah pulang. 

Awalnya para pencari suaka itu saing berdiskusi hingga hampir satu jam. Sampai pada akhirnya, sekira pukul 17.00 WIB, mereka menghampiri salah seorang petugas kepolisian untuk meminta ditemui dengan pihak UNHCR. 

Petugas kepolisian tersebut lantas meminta lima orang perwakilan saja yang bisa masuk ke dalam kantor UNHCR.

Adu argumen sempat terjadi saat itu karena tidak adanya warga negara Afghanistan saja yang mau masuk, melainkan ada juga warga negara Palestina yang ingin menemui pihak UNHCR. 

Setelah lima orang sudah terpilih, salah seorang petugas keamanan dari UNHCR turun dan menemui perwakilan pencari suaka bernama Hussein. 

Petugas keamanan yang tidak menyebutkan nama itu kemudian mengatakan kepada Hussein, kalau tidak ada pertemuan karena pegawainya sudah pulang. Ia menyesalkan kepada Hussein karena sudah menawarkan negosiasi itu sejak pagi. 

"Dari tadi kita sudah sampaikan kepada anda untuk mengirimkan perwakilan dari pagi. Tapi anda selalu menolak," kata petugas keamanan tersebut di halaman kantor UNHCR, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021). 

Petugas keamanan itu kemudian mengatakan, kalau pengungsi pun harus mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Namun Hussein menyebut, kalau bukan mereka yang melanggar hukum tetapi pihak UNHCR yang tidak mengikuti aturan hukum. 

Kata Hussein, pihaknya telah memperjuangkan tuntutannya untuk dipindahkan ke negara pihak ketiga sejak bertahun-tahun lalu. 

"You always lie, you lie to the media, you lie to the world, you lie to the refugees, and you're lying now," ucap Hussein. 

Merasa omongan Hussein sudah tidak sesuai konteks, penjaga keamanan UNHCR tersebut akhirnya menegaskan kembali kalau pengungsi yang berada di Indonesia harus taat kepada hukum. 

Setelah keduanya selesai berbicara, akhirnya Hussein kembali kepada massa unjuk rasa untuk menjelaskan perbincangannya. 

Tidak berselang lama, satu persatu dari pengunjuk rasa terutama yang membawa anak-anak memutuskan untuk pulang dengan menggunakan transportasi online. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WN Palestina Histeris Saat Unjuk Rasa Pencari Suaka Afganistan

WN Palestina Histeris Saat Unjuk Rasa Pencari Suaka Afganistan

Video | Senin, 15 November 2021 | 17:30 WIB

Ratusan Pencari Suaka Afghanistan Kembali Gelar Unjuk Rasa di Kantor UNHCR

Ratusan Pencari Suaka Afghanistan Kembali Gelar Unjuk Rasa di Kantor UNHCR

Video | Senin, 15 November 2021 | 16:10 WIB

WN Palestina Sempat Berlari ke Tengah Jalan Saat Unjuk Rasa Pencari Suaka Afganistan

WN Palestina Sempat Berlari ke Tengah Jalan Saat Unjuk Rasa Pencari Suaka Afganistan

News | Senin, 15 November 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB