Resmikan Bendungan Karalloe, Jokowi Sebut Bisa Kurangi Debit Banjir 49 Persen

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 23 November 2021 | 11:36 WIB
Resmikan Bendungan Karalloe, Jokowi Sebut Bisa Kurangi Debit Banjir 49 Persen
Bendungan Karalloe di perbatasan Kabupaten Gowa dan Jeneponto. Tepatnya di Desa Garing dan Desa Datara, Kecamatan Tompobulu; dan Desa Taring, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa / [Foto: Humas Pemprov Sulsel]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Karalloe, Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021). Ia bersyukur bendungan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,27 triliun itu telah rampung.

"Alhamdulillah Bendungan Karalloe yang dibangun menghabiskan anggaran Rp 1,27 trilun, hari ini, alhamudulillah telah selesai dan siap diresmikan," ujar Jokowi dalam sambutan peresmian dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (23/11/2021).

Kata Jokowi, Bendungan Karalloe mampu mengairi 7.000 hektare lahan pertanaian yang ada Kabupaten Jeneponto.

"Jadi ini bendungannya ada di Kabupaten Gowa, tapi yang mendapatkan manfaat nanti para petani di Kabupten Jeneponto. 7.000 (hektare), sekali lagi 7.000 hektare. Sebuah keluasan yang sangat besar sekali," ucap dia.

Kepala Negara mengharapkan dengan keberadaan Bendungan Karalloe, dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani di Sulawesi Selatan khususnya di Gowa dan Jeneponto.

"Dengan Bendungan Karalloe ini petani yang sebelumnya hanya panen padi sekali, palawija sekali, nanti Insya Allah bisa dua kali panen padi dan sekali palawija. Sehingga meningkatkan pendapatan, income bagi kesejahteraan petani," tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Bendungan Karalloe akan mengurangi debit banjir terutama yang ada di Kabupaten Jeneponto sebesar 49 persen.

Jokowi mengatakan bahwa pada 2019 lalu, terjadi banjir besar di Jeneponto

"Nah ini dengan adanya bendungan Karalloe ini akan bisa dikurangi 49 persen banjir yang ada. Ini akan juga memberikan dampak yang baik karena airnya di-manage dari Bendungan Karalloe ini dan juga kemanfaatan bagi pembangkit listrik, air baku, yang semuanya nanti diperuntukkan bagi masyarakat," katanya menambahkan.

baca juga

Adapun peresmian ditandai dengan prosesi pemutaran roda pintu air dan penandatanganan prasasti oleh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbang Ke Sulsel, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Dan Tanam Jagung

Terbang Ke Sulsel, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Dan Tanam Jagung

News | Selasa, 23 November 2021 | 08:58 WIB

Mau Diresmikan Presiden Jokowi, Ini Alasan Air Bendungan Karalloe Akan Dikeringkan

Mau Diresmikan Presiden Jokowi, Ini Alasan Air Bendungan Karalloe Akan Dikeringkan

Sulsel | Selasa, 23 November 2021 | 08:48 WIB

Presiden Jokowi Terbang ke Sulawesi Selatan, Resmikan Bendungan Karalloe dan Tanam Jagung

Presiden Jokowi Terbang ke Sulawesi Selatan, Resmikan Bendungan Karalloe dan Tanam Jagung

Sulsel | Selasa, 23 November 2021 | 08:40 WIB

Ini Alasan Presiden Jokowi Minta Luhut Binsar Pandjaitan Kalkulasi Transisi Energi

Ini Alasan Presiden Jokowi Minta Luhut Binsar Pandjaitan Kalkulasi Transisi Energi

Sulsel | Selasa, 23 November 2021 | 08:07 WIB

Potensi Energi Terbarukan Besar,Jokowi Perintahkan Ini ke Luhut, Bahlil dan Erick Thohir

Potensi Energi Terbarukan Besar,Jokowi Perintahkan Ini ke Luhut, Bahlil dan Erick Thohir

News | Senin, 22 November 2021 | 22:21 WIB

Jelang Akhir Tahun, Jokowi Minta Semua Menteri Tak Terjebak Ego Sektoral

Jelang Akhir Tahun, Jokowi Minta Semua Menteri Tak Terjebak Ego Sektoral

Sumbar | Senin, 22 November 2021 | 21:27 WIB

Zulkifli Hasan Sebut Ada Kelompok Ingin Memecah Belah PAN dan Presiden Jokowi

Zulkifli Hasan Sebut Ada Kelompok Ingin Memecah Belah PAN dan Presiden Jokowi

Sulsel | Selasa, 23 November 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×