Rekaman Kamp Uighur Tayang di YouTube, Warga Khawatir Keselamatan Vlogger

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 17:18 WIB
Rekaman Kamp Uighur Tayang di YouTube, Warga Khawatir Keselamatan Vlogger
DW

Suara.com - Seorang pria asal Cina merekam tempat-tempat yang diduga kamp penahanan di Xinjiang dan merilis video itu ke YouTube. Banyak yang kini khawatirkan keselamatan vlogger itu.

Sebuah video berdurasi 20 menit baru-baru ini dirilis di YouTube dan menampilkan lebih dari puluhan fasilitas penahanan di Daerah Otonomi Uighur di Xinjiang, Cina.

Video ini disebut menawarkan bukti terbaru tentang dugaan upaya pemerintah Cina menekan minoritas di wilayah tersebut.

Video yang direkam oleh seorang laki-laki asal Cina bernama Guanguan ini menunjukkan lokasi beberapa pusat penahanan di wilayah itu.

Guanguan memutuskan berangkat ke Xinjiang setelah membaca serangkaian artikel dari media asal Amerika Serikat, BuzzFeed News.

Video yang awalnya diposting ke YouTube ini telah menarik perhatian para peneliti dan akademisi yang selama ini berfokus pada dugaan tindakan keras Cina terhadap etnis minoritas di Xinjiang.

Alison Killing, arsitek yang bekerja dengan BuzzFeed News dalam membuat peta citra satelit kamp tersebut, mengatakan bahwa informasi baru dari video itu mengonfirmasi apa yang mereka yakini terjadi di sana.

"Jika Anda bekerja dengan menggunakan citra satelit, Anda selalu mengandalkan sumber informasi lain untuk menguatkan apa yang Anda lihat," kata Alison Killing kepada DW.

"Itu bisa berupa video di lapangan seperti yang kita lihat di sini."

Bentuk pembuktian lain yang diandalkan oleh peneliti seperti Killing termasuk wawancara dengan mantan tahanan dan informasi dari wartawan yang mengunjungi langsung tempat itu.

Dia menambahkan bahwa video Guanguan membantu mengonfirmasi apakah banyak fasilitas itu adalah penjara atau pusat penahanan.

Rayhan Asat, pengacara hak asasi manusia yang selama ini berfokus pada masalah Uighur, mengatakan rekaman video tanpa filter ini menambah dokumentasi dari yang tengah berlangsung di Xinjiang.

Ia juga mengatakan bahwa rekaman ini telah mengalahkan propaganda negara dan disinformasi dari apa yang disebut dengan istilah 'Happy Uyghurs'.

Situs penahanan dipublikasi di YouTube

"Saya mengunjungi Xinjiang sekali pada tahun 2019 dengan bersepeda, tetapi tujuan kunjungan saya kali ini benar-benar berbeda," kata Guanguan dalam video tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Luar Negeri Gambia Berkunjung ke Daerah Otonomi Xinjiang yang Dihuni Etnis Muslim Uighur

Menteri Luar Negeri Gambia Berkunjung ke Daerah Otonomi Xinjiang yang Dihuni Etnis Muslim Uighur

News | Minggu, 23 April 2023 | 09:31 WIB

Aksi Bela Uighur di Gedung Perwakilan PBB

Aksi Bela Uighur di Gedung Perwakilan PBB

Foto | Rabu, 05 April 2023 | 15:02 WIB

Protes Kekerasan Terhadap Muslim Uighur, Massa Geruduk Kedubes China

Protes Kekerasan Terhadap Muslim Uighur, Massa Geruduk Kedubes China

Foto | Jum'at, 03 Februari 2023 | 13:59 WIB

Mesut Ozil, Mantan Pemain Timnas Jerman yang Mendapat Banyak Diskriminasi Saat Menjadi Pesepakbola

Mesut Ozil, Mantan Pemain Timnas Jerman yang Mendapat Banyak Diskriminasi Saat Menjadi Pesepakbola

Your Say | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:37 WIB

Fenomena Pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur dan Posisi Indonesia

Fenomena Pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur dan Posisi Indonesia

Your Say | Rabu, 19 Oktober 2022 | 10:45 WIB

Tak Ingin Ada Politisasi, Kemlu RI Tolak Debat Terkait Isu Uighur Di PBB

Tak Ingin Ada Politisasi, Kemlu RI Tolak Debat Terkait Isu Uighur Di PBB

News | Minggu, 09 Oktober 2022 | 12:17 WIB

China Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM Serius Atas Etnik Uighur di Xinjiang

China Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM Serius Atas Etnik Uighur di Xinjiang

News | Kamis, 01 September 2022 | 23:36 WIB

Terkini

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB