Karyawan Curhat Dilarang Baca Buku saat Istirahat, Warganet Langsung Kecam sang Bos

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 19:58 WIB
Karyawan Curhat Dilarang Baca Buku saat Istirahat, Warganet Langsung Kecam sang Bos
Ilustrasi pria membaca buku. (unsplash.com/Chris Benson)

Suara.com - Seorang bos di Amerika Serikat menerima banyak kecaman setelah melarang seorang karyawannya membaca buku saat istirahat makan siang.

Menyadur The Sun Selasa (23/11/2021), seorang karyawan di salah satu perusahaan AS membagikan kisahnya di media sosial Reddit, bahwa ia ditegur sang bos ketika membaca buku saat istirahat makan siang.

"Saya sedang membaca buku saat istirahat makan siang di tempat kerja, dan hari ini mereka memutuskan untuk melarang membaca karena dianggap memakan waktu terlalu," jelasnya.

"Saya menjelaskan kepada mereka bahwa ponsel, media sosial, dan sejenisnya juga mengandung konten dan merupakan bahan bacaan," tambahnya.

Karyawan yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut mengklaim bahwa sang bos justru tidak melarang penggunaan ponsel, namun malah melarang bahan bacaan.

"Respons bos adalah 'Saya tidak ingin melarang ponsel'… Jadi bagi mereka ponsel boleh-boleh saja tapi buku tidak," jelasnya.

Namun karyawan tersebut mengklaim bahwa ia harus makan sambil membaca buku karena ada masalah pada giginya yang membuatnya lambat ketika mengunyah.

"Saya membutuhkan waktu lebih lama untuk mengunyah makanan daripada kebanyakan orang. Namun mereka beranggapan bahwa buku yang membuatnya lama," jelasnya.

Tidak butuh waktu lama, warganet Reddit langsung memberikan beragam komentar di postingan tersebut, banyak yang mengecam keputusan sang bos.

"Lebih baik lagi, tanyakan saja kepada mereka berapa banyak waktu yang Anda berikan, katakan 30 menit, satu jam, apa yang Anda miliki dan kemudian Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan dengan waktu itu karena ini adalah waktu istirahat Anda," tulis seorang warganet.

Warganet lain berkomentar: "Itu benar-benar tidak ada hubungannya, itulah waktu Anda."

Kisah tersebut bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya dilaporkan bahwa seorang bos memerintahkan kepada karyawannya untuk mengangkat telepon pada nada dering pertama.

Selain itu, ada juga bos yang mengirim surat peringatan kepada karyawannya karena tidak mengenakan pakaian yang sesuai karena sedang sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Kasus COVID-19 Melonjak Naik, Amerika Serikat Janji Tidak Akan Melakukan Lockdown

Meski Kasus COVID-19 Melonjak Naik, Amerika Serikat Janji Tidak Akan Melakukan Lockdown

Health | Selasa, 23 November 2021 | 18:22 WIB

Joe Biden Bakal Maju Lagi di Pilpres Amerika Serikat 2024

Joe Biden Bakal Maju Lagi di Pilpres Amerika Serikat 2024

Sumbar | Selasa, 23 November 2021 | 16:15 WIB

Prabowo Mengerti dan Menghormati Pakta Australia-Inggris-Amerika Serikat

Prabowo Mengerti dan Menghormati Pakta Australia-Inggris-Amerika Serikat

News | Selasa, 23 November 2021 | 15:03 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB