Picu Konflik, Pastor Bernadus: Kehadiran Militer Buat Warga Papua Tak Bisa Tidur Nyenyak

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 26 November 2021 | 12:35 WIB
Picu Konflik, Pastor Bernadus: Kehadiran Militer Buat Warga Papua Tak Bisa Tidur Nyenyak
Picu Konflik, Pastor Bernadus: Kehadiran Militer Buat Warga Papua Tak Bisa Tidur Nyenyak. Ilustrasi TNI-Polri di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Minggu (10/10) lalu. [Dok. Sebby Sambom]

Suara.com - Tokoh Rohaniawan Papua, Pater Bernardus Wos mengungkapkan kalau keberadaan aparat militer tidak pernah membuat masyarakat Papua bisa tidur nyenyak. Pendekatan keamanan yang dilakukan pemerintah di Bumi Cenderawasih menurutnya hanya akan menciptakan konflik di atas konflik.

Bernadus bercerita kalau ia sempat tinggal di luar Papua dalam waktu yang cukup lama. Ia merasakan adanya perbedaan pendekatan keamanan antara di Papua dengan wilayah lainnya.

"Pola pendekatan negara di Papua ini sangat berbeda dan sangat menggunakan mengedepankan ideologi keamanan yang bukan keamanan tapi adalah cikal bakalnya terciptanya konflik. Dibuat konflik di atas konflik, di atas konflik," kata Bernadus dalam acara konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Pengungsi Maybrat, Jumat (26/11/2021).

Menurutnya pemerintah kerap melihat kalau semua orang di Papua itu adalah kelompok TPNPB-OPM. Dengan demikian pendekatan yang dilakukan pemerintah pun selalu menggunakan keamanan.

Tokoh Rohaniawan Papua, Pater Bernardus Wos bicara soal keberadaan militer di Papua dalam acara konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Pengungsi Maybrat. (ist)
Tokoh Rohaniawan Papua, Pater Bernardus Wos bicara soal keberadaan militer di Papua dalam acara konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Pengungsi Maybrat. (ist)

Dengan menggunakan pendekatan keamanan, akhirnya pemerintah pun membangun pos-pos militer yang jaraknya dekat dengan pemukiman warga. Bernadus menuturkan kalau keberadaan mereka malah membuat warga menjadi tidak nyaman.

"Kalau saya di tempat lain tidur nyaman enak, tapi kalau Papua kalau militer sudah ada di situ base-nya, ada pos-posnya orang (Papua) tidur tidak nyaman," ujarnya.

Di sisi lain, Bernadus juga menilai kalau hadirnya TPNPB-OPM itu juga dikarenakan adanya aparat militer yang diturunkan di Papua. Dengan demikian ia ingin apabila pemerintah bisa mengubah pendekatan yang dilakukan di Papua.

Pasalnya, dengan hadirnya aparat keamanan justru membuat warga Papua menjadi kesulitan untuk menyuarakan hak-haknya. Warga Papua juga disebutkannya sudah sulit untuk berburu ke hutan.

"Oleh karena itu gunakanlah akal sehat sebagai manusia membangun negara itu, untuk melihat manusia lain di tempat lain sebagai manusia yang dibangun secara manusia."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendekatan Baru Penyelesaian Konflik Papua, Apa Reaksi TPNPB?

Pendekatan Baru Penyelesaian Konflik Papua, Apa Reaksi TPNPB?

News | Jum'at, 26 November 2021 | 10:33 WIB

Kasad Dudung Abdurachman: Lindungi Masyarakat Papua

Kasad Dudung Abdurachman: Lindungi Masyarakat Papua

Sulsel | Jum'at, 26 November 2021 | 06:45 WIB

Tokoh Militer Indonesia Komentari Ribut Arteria dengan Anggiat, Sebut Ada Kejanggalan

Tokoh Militer Indonesia Komentari Ribut Arteria dengan Anggiat, Sebut Ada Kejanggalan

News | Kamis, 25 November 2021 | 14:20 WIB

Kapolri Antisipasi Gangguan Kamtibmas Nataru Sejak Dini, Papua dan Lonjakan Covid-19

Kapolri Antisipasi Gangguan Kamtibmas Nataru Sejak Dini, Papua dan Lonjakan Covid-19

Bekaci | Kamis, 25 November 2021 | 07:34 WIB

Terkini

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

×