Sayang Istri, Seorang Suami di India Rela Bangun Replika Taj Mahal, Habis Rp 2,8 M

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 27 November 2021 | 10:15 WIB
Sayang Istri, Seorang Suami di India Rela Bangun Replika Taj Mahal, Habis Rp 2,8 M
Ilustrasi Taj Mahal. (Wonders List)

Suara.com - Seorang suami di India rela membangun replika Taj Mahal hingga menghabiskan biaya Rp 2,8 miliar untuk istrinya beribadah.

Menyadur Gulf News Sabtu (26/11/2021), Anand Prakash Chouksey rela membangun replika Taj Mahal demi menyenangkan hati sang istri.

Taj Mahal, atau juga dikenal Monumen untuk Cinta, yang asli dibangun atas perintah kaisar Mughal Shah Jahan, untuk makam istri tercintanya yakni Mumtaz, pada abad ke-17.

"Satu-satunya permintaan istri saya adalah ruang meditasi. Dia seorang wanita spiritual," kata pengusaha berusia 52 tahun itu kepada AFP.

"Dia mengatakan kubah menciptakan lingkungan yang berbeda dan ada banyak energi positif," sambungnya, ketika mengungkapkan alasan membangun replika Taj Mahal tersebut.

Taj Mahal yang asli berada di kota Agra, sedangkan replika yang dibangun oleh Chouksey berjarak 800 kilometer dari kota Burhanpur.

Namun, Burhanpur adalah tempat di mana Mumtaz meninggal saat melahirkan anaknya yang ke-14 pada Juni 1632, setelah menemani Shah Jahan untuk mengatasi pemberontakan.

Jenazah Mumtaz bahkan awalnya dikuburkan di kota tersebut, dan menurut penduduk setempat, Shah Jahan pada awalnya ingin membangun Taj Mahal di tepi sungai Tapti.

"Struktur tanah saat itu tidak cocok untuk membangun Taj di sini, jadi diputuskan untuk dibangun di Agra," jelas Chouksey.

baca juga

Kota ini masih menjadi rumah bagi sisa-sisa istana tempat para bangsawan tinggal, termasuk hammam atau pemandian yang dibangun oleh Shah Jahan.

Chouksey menghabiskan waktu hingga tiga tahun untuk membangun replika Taj Mahal tersebut, dan menelan biaya hingga 15 juta rupee (Rp 2,6 miliar).

"Kami menggunakan marmer dari Makrana untuk membangun rumah, yang sama dengan yang digunakan untuk membangun Taj Mahal," ungkap Chouksey.

Chouksey berencana memasang bendera India di atas kubah utama dan menambahkan simbol dari agama paling populer di India.

"Kami ingin menyampaikan pesan perdamaian dan kerukunan umat beragama. Ada banyak kebencian di sekitar. Cinta memecahkan semua masalah dalam hidup dan Taj Mahal adalah simbolnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pasangan Berantem di Pinggir Jalan Sampai Adu Fisik, Ternyata Begini Kronologinya

Viral Pasangan Berantem di Pinggir Jalan Sampai Adu Fisik, Ternyata Begini Kronologinya

Jogja | Jum'at, 26 November 2021 | 19:01 WIB

Prioritaskan Pendidikan, Perempuan Ini Ikut Ujian Beberapa Saat Sebelum Menikah

Prioritaskan Pendidikan, Perempuan Ini Ikut Ujian Beberapa Saat Sebelum Menikah

Lifestyle | Jum'at, 26 November 2021 | 17:07 WIB

Tewas Bunuh Diri di WC saat Ditangkap, Ini Kronologi Pelarian Suami Bunuh Istri di Tegal

Tewas Bunuh Diri di WC saat Ditangkap, Ini Kronologi Pelarian Suami Bunuh Istri di Tegal

Jawa Tengah | Jum'at, 26 November 2021 | 16:21 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×