Menhub Budi Karya Sebut 19,9 Juta Penduduk Ingin Mudik Nataru di Masa Pandemi

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 01 Desember 2021 | 13:05 WIB
Menhub Budi Karya Sebut 19,9 Juta Penduduk Ingin Mudik Nataru di Masa Pandemi
Ilustrasi pemudik setelah berakhirnya masa larangan mudik. Menhub Budi Karya Sebut 19,9 Juta Penduduk Ingin Mudik Nataru di Masa Pandemi. [SuaraJakarta.id/Jehan Nurhakim]

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan survei pada periode bulan Oktober dan November 2021. Survei ini dilakukan untuk mengetahui keinginan masyarakat melakukan aktivitas dalam masa pandemi Covid-19 di momen Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, awalnya menjelaskan, survei dilakukan pada Oktober mengenai mobilitas masyarakat. Menurutnya, masih terjadi pergerakan secara nasional 12,8 persen dan khusus di Jabodetabek sebanyak 13,5 persen.

"Kalau secara nasional ada 19,9 juta, dan Jabodetabek ada 4,4 juta yang ingin mudik," kata Budi dalam rapat kerja Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Menteri Budi Karya Budi Karya Sumadi saat mencoba alat deteksi Covid-19 genose.[Antara]
Menteri Budi Karya Budi Karya Sumadi saat mencoba alat deteksi Covid-19 genose. [Antara]

Kemudian Budi menjelaskan, pihaknya juga melakukan survei kembali di November 2021 kemarin. Survei ini dilakukan lebih detil dan pandangan masyarakat juga disebut lebih konservatif.

"Kami bagi dalam 3 kualifikasi, apabila kita hanya melakukan pergerakan pengetatan maka yang akan pulang adalah 10 persen atau 16 juta. Tapi kalau kami tetapkan pada level tertentu, 3 atau 4, maka turun menjadi 9 persen atau 15 juta. Tapi kalau kita melakukan pelarangan mobilitas maka turun lagi menjadi 10 juta atau 7 persen," tuturnya.

Budi mengatakan, untuk masyarakat Jabodetabek, mereka yang akan mudik pada saat adanya pembatasan kapasitas ada dijumlah 12 eprsen 4 juta orang, dan apabila adanya PPKM level 3 diterapkan masyarakat yang ingin mudik ada 11 persen atau 3,5 juta.

Sementara jika adanya pelarangan mudik, maka masyarakat yang ingin mudik masih ada 8 persen atau sebanyak 2,6 juta.

"Di satu sisi, angka ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk keluar pada saat liburan ini sudah ada, tetapi melihat jumlah yang ingin bergerak itu sebanyak 10 juta atau dari Jakarta 2,6 juta, jumlah itu cukup signifikan mengakibatkan satu lonjakan covid di daerah atau di Jakarta," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Nataru, Pemalang dan Jepara Masih Level 3, Ganjar: Prokes Ketat!

Jelang Nataru, Pemalang dan Jepara Masih Level 3, Ganjar: Prokes Ketat!

Jawa Tengah | Selasa, 30 November 2021 | 18:33 WIB

Tak Risaukan Nataru, Sutiaji: Sekarang Orang Sudah Cuti, Jalanan Malang Macet Luar Biasa

Tak Risaukan Nataru, Sutiaji: Sekarang Orang Sudah Cuti, Jalanan Malang Macet Luar Biasa

Malang | Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB

Kunjungan Wisatawan di Bantul Naik Selama PPKM Level 2, Dinas Pariwisata Beri Penjelasan

Kunjungan Wisatawan di Bantul Naik Selama PPKM Level 2, Dinas Pariwisata Beri Penjelasan

Jogja | Selasa, 30 November 2021 | 15:31 WIB

Persiapan Libur Nataru, Kapolres Semarang Tekankan Pencegahan Covid-19

Persiapan Libur Nataru, Kapolres Semarang Tekankan Pencegahan Covid-19

Jawa Tengah | Selasa, 30 November 2021 | 13:10 WIB

Terkini

Tanggapi Kabar Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Dasco Ungkap DPR Sudah Lama Soroti BGN

Tanggapi Kabar Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Dasco Ungkap DPR Sudah Lama Soroti BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:18 WIB

Kantor BGN Digeledah dan Dadan Hindayana Dikabarkan Ditangkap Kejagung, Begini Respons Dasco

Kantor BGN Digeledah dan Dadan Hindayana Dikabarkan Ditangkap Kejagung, Begini Respons Dasco

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:12 WIB

OTT di Jakarta Barat, KPK Amankan Kepala Imigrasi

OTT di Jakarta Barat, KPK Amankan Kepala Imigrasi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:11 WIB

Nasib Dadan Sepulang Haji: Dicopot dari Kepala BGN, Dijemput Kejagung

Nasib Dadan Sepulang Haji: Dicopot dari Kepala BGN, Dijemput Kejagung

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:57 WIB

Copot Pimpinan BGN Dinilai Bukan Solusi, Program MBG Terancam Makin Karam

Copot Pimpinan BGN Dinilai Bukan Solusi, Program MBG Terancam Makin Karam

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:50 WIB

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:44 WIB

Penyidik Kejagung Masuk Kantor BGN Sejak Dini Hari, Penggeledahan Masih Berlangsung Tertutup

Penyidik Kejagung Masuk Kantor BGN Sejak Dini Hari, Penggeledahan Masih Berlangsung Tertutup

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:43 WIB

BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar

BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:41 WIB

Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya

Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:37 WIB

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:06 WIB