Polisi: Sampai Siang Ini Jakarta Aman

Siswanto, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 02 Desember 2021 | 14:06 WIB
Polisi: Sampai Siang Ini Jakarta Aman
Salah satu orator saat menyampaikan pesan Habib Rizieq di tengah Massa Reuni 212 di Tanah Abang. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Aparat keamanan dapat mengendalikan situasi di Ibu Kota Jakarta sampai siang hari ini.

Sebelumnya muncul kekhawatiran terjadi kerumunan pendukung aksi reuni 212 dari berbagai daerah di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, di tengah pandemi Covid-19.

Polisi cukup berhasil membuat mereka terpecah-pecah atau tidak terkonsentrasi dalam satu titik kumpul.

Tetapi di Jalan Wahid Hasyim (arah Pasar Tanah Abang) tetap terjadi kerumunan massa. Ratusan orang yang sebagian besar pendukung Habib Rizieq Shihab berkumpul untuk mendengarkan orasi.

Sejumlah peserta aksi mengungkapkan kekecewaan mereka karena dilarang berkumpul di sekitar Patung Kuda.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan kembali menegaskan polisi tidak mengizinkan pelaksanaan aksi massa karena waktunya tidak tepat.

"Sampai dengan siang ini syukur alhamdulillah situasi terkendali aman ya," kata Zulpan di Monas.

Dia memastikan tidak ada peserta aksi yang berkerumun di sekitar Patung Kuda.

"Sampai dengan siang ini tidak ada kelompok elemen masyarakat yang masuk ataupun yang lakukan kegiatan berkumpul ataupun reuni di Patung Kuda dan sekitar," kata dia.

Ratusan orang yang berkerumun di Jalan Wahid Hasyim sekitar jam 10.00 WIB, kata dia, sudah diimbau aparat keamanan agar tidak pindah ke Patung Kuda.

Polisi mengapresiasi sikap mereka, tidak bersikeras berangkat ke Patung Kuda.

"Nah syukur alhamdulillah masih bisa paham dan setelah itu bubarkan diri. Setelah itu saya pantau hingga saat ini kerumunan masyarakat tidak ada lagi."

"Jadi rekan-rekan, saya ingin sampaikan intinya sampai saat siang ini adalah Jakarta Raya di wilayah hukum PMJ situasinya aman terkendali." 

Beberapa waktu yang lalu, tokoh aksi reuni 212 orasi di Jalan Wahid Hasyim. Dia sampaikan beberapa pesan.

Dia menjelaskan makna dari aksi hari ini. Kemudian menjelaskan kenapa reuni 212 mesti diselenggarakan tiap tahun.

"Tiga, aksi 212 adalah university of life. Yang mengajarkan umat manusia arti persaudaraan persatuan dan kebersamaan, bahkan juga arti ketertiban, kedisiplinan, dan kebersihan. Sekaligus arti kemanusiaan dan penegakan hukum serta perlawanan terhadap diskriminasi untuk menciptakan kedamaian dunia," kata dia.

Di tengah aksi, jurnalis Suara.com menemui sejumlah peserta aksi.

Umumnya mereka kecewa dengan sikap aparat keamanan yang melarang mereka mendekati Patung Kuda. Padahal, menurut mereka, peserta aksi selalu menjaga perdamaian.

"Ini menyalahi undang-undang juga, kan, menyampaikan aspirasi kan hak warga negara. Lagi pula selama sejarah ada 212, kan kami semua enggak pernah kami ada rusuh, makanya kami kecewa," kata seorang peserta bernama Bagas.

Lantas, mereka membandingkan dengan kelompok masyarakat yang lain yang diizinkan unjuk rasa di Patung Kuda.

"Kalau didiskriminasi kami sangat merasa didiskriminasikan, apalagi kami, kan, juga masyarakat Indonesia," ujarnya.

Bagas mengaku berasal dari Bogor. Dia bersama 10 orang datang ke Jakarta demi solidaritas.

Seorang peserta aksi bernama Yani berkata "sangat luar biasa kecewa. Kami pengen 212 tetep jalan."

"Jahat," katanya menanggapi larangan dari polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Reuni Akbar 212 di Monas, Isu Palestina Menggema Hingga Dihadiri Gubernur

7 Fakta Reuni Akbar 212 di Monas, Isu Palestina Menggema Hingga Dihadiri Gubernur

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:34 WIB

Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional

Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 09:21 WIB

Tepati Janji: Gubernur Pramono Muncul di Reuni Akbar 212, Ini Reaksi Massa!

Tepati Janji: Gubernur Pramono Muncul di Reuni Akbar 212, Ini Reaksi Massa!

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 08:32 WIB

Reuni 212 Galang Donasi Rp10 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra

Reuni 212 Galang Donasi Rp10 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 08:21 WIB

Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas

Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas

Foto | Rabu, 03 Desember 2025 | 07:00 WIB

Terungkap, Sosok 'Penjahat' di Balik Tema Besar Reuni 212

Terungkap, Sosok 'Penjahat' di Balik Tema Besar Reuni 212

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 20:53 WIB

Spanduk Putih di Tengah Massa 212 di Monas Jadi Sorotan, Isinya Sentil Kerusakan Alam Sumatera

Spanduk Putih di Tengah Massa 212 di Monas Jadi Sorotan, Isinya Sentil Kerusakan Alam Sumatera

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:07 WIB

Pesan Pramono Anung ke Peserta Reuni 212 di Monas Malam Ini: Kita Jaga Bersama Jakarta!

Pesan Pramono Anung ke Peserta Reuni 212 di Monas Malam Ini: Kita Jaga Bersama Jakarta!

Video | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:15 WIB

Pengamanan Ketat: Polda Metro Jaya Siapkan Ribuan Personel untuk Reuni 212

Pengamanan Ketat: Polda Metro Jaya Siapkan Ribuan Personel untuk Reuni 212

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:26 WIB

Jelang Reuni 212 di Monas, Pramono Anung Tegas Beri Pesan Ini!

Jelang Reuni 212 di Monas, Pramono Anung Tegas Beri Pesan Ini!

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:15 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB