Celoteh Cak Imin di Depan JK: PKB Selain Mikirin Partai Harus Mikirin NU

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 02 Desember 2021 | 15:26 WIB
Celoteh Cak Imin di Depan JK: PKB Selain Mikirin Partai Harus Mikirin NU
Ketum PKB Muhaimin Iskandar saat menyampaikan sambutan dalam agenda diskusi 'Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyin' di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, partai sembilan bintang tersebut mempunyai tanggung jawab untuk memikirkan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, hal itu lah yang membedakan partainya dengan partai-partai politik lain.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Cak Imin dalam diskusi yang digelar PKB dalam rangka peringatan satu abad NU bertajuk 'Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyin' di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021).

Cak Imin mengatakan, diskusi digelar untuk persiapan 100 tahun NU. Menurutnya, PKB tidak bisa lepas dari kontribusi dan pemikiran serta ikhtiar untuk bersama-sama membawa NU semakin bermanfaat dan punya peran bagi negara bangsa.

"PKB tidak bisa lepas dari kontribusi dan pemikiran serta ikhtiar kita untuk bersama-sama membawa Nahdlatul Ulama," kata Cak Imin.

Cak Imin kemudian berkelakar kepada Wakil Presiden RI periode 2014-2019 Jusuf Kalla, dalam sambutannya di acara tersebut. Ia memohon maaf kepada JK, lantaran harus berdiri lama karena turut menyanyikan sejumlah mars.

Cak Imin mengatakan, dalam acara PKB memang kerap kali menyanyikan marsnya agak sedikit memakan waktu. Hal itu disebabkan karena PKB harus memikirkan NU dan wajib menyanyikan marsnya.

"Jadi mohon maaf Pak JK tadi kalau di PKB ini nyanyinya tiga kali berdirinya agak lama karena PKB ini partai yang selain memikirkan dirinya sendiri juga memikirkan NU, kira-kira begitu ya ada enaknya ada nggak enaknya. Kalau PDIP enak nggak mikirin siapa-siapa yang lain, Golkar enak nggak mikirin siapa," ungkapnya.

Lebih lanjut, Cak Imin kembali menegaskan bahwa PKB ada karena lahir dan dibesarkan oleh NU.

"Kita juga lahir dan dibesarkan oleh NU. Makanya kalau mars apa namanya yalal waton saya usulkan beda yang di Kramat (kantor PBNU) sama yang di sini. Yang di Kramat sejak mulai dinyanyikan terus begini. Ketika Indonesia ini juga kalau disosialisasikan awal terus Indonesia yaitu berdiri konsekuensi logis anak kandung," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bicara Soal Pilpres, Muhaimin Iskandar Sebut PKB Sukses Menangkan SBY hingga Jokowi

Bicara Soal Pilpres, Muhaimin Iskandar Sebut PKB Sukses Menangkan SBY hingga Jokowi

Jogja | Kamis, 02 Desember 2021 | 07:00 WIB

Gus Jazil Soal Reuni 212: Tahan, Jangan Bikin Gaduh

Gus Jazil Soal Reuni 212: Tahan, Jangan Bikin Gaduh

News | Rabu, 01 Desember 2021 | 18:41 WIB

Jadwal Muktamar ke-34 NU di Lampung Belum Jelas, Panitia: Persiapan Terus Berjalan

Jadwal Muktamar ke-34 NU di Lampung Belum Jelas, Panitia: Persiapan Terus Berjalan

Lampung | Rabu, 01 Desember 2021 | 15:15 WIB

Terkini

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB