KND di Bawah Kemensos, Direktur Rehabilitasi Penyandang Disabilitas: Jangan Khawatir!

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:51 WIB
KND di Bawah Kemensos, Direktur Rehabilitasi Penyandang Disabilitas: Jangan Khawatir!
Direktur Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, Eva Rahmi Kasim. (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND) di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Rabu, (1/12/2021).

KND merupakan lembaga non-struktural di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos). Lembaga ini bersifat independen dan mempunyai tugas melaksanakan pemantauan, evaluasi advokasi termasuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas yang nantinya diusulkan kepada Kemensos.

Direktur Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, Eva Rahmi Kasim mengatakan, Kemensos tidak memiliki kewenangan apapun dalam lembaga tersebut.

"Kami hanya menjadi sekretariat komisi nasional disabilitas, fungsinya hanya pada dukungan administrasi saja, di luar itu tidak," tutur Eva ditemui awak media di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos pada Kamis, (2/12/2021).

Eva menjelaskan, KND berada di bawah naungan Kemensos lantaran Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas berbunyi demikian.

"Memang pembentukannya ada di bawah Kementerian Sosial karena Undang-Undang menyebutkan seperti itu, kalau misalnya Undang-Undang tidak menyebutkan seperti itu, ya tidak di bawah Kemensos," tuturnya.

Kendati berada di bawah naungan Kemensos, Eva memastikan pihaknya tidak akan pernah melakukan intervensi sedikit pun. Oleh karena itu, dia meminta kepada semua pihak untuk tidak khawatit.

"Kmi hanya memfasilitasi dukungan administrasinya saja. Jangan khawatir bahwa kementerian sosial akan menyetir dan akan mempengaruhi. Sebeb mereka yang terpilih adalah bukan orang orang-sembarangan juga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musisi Difabel Asal Indonesia di Sydney: Kami Juga Punya Hati

Musisi Difabel Asal Indonesia di Sydney: Kami Juga Punya Hati

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:30 WIB

Mensos Risma: Saya Yakin Mereka Bisa Maksimalkan Kemampuannya

Mensos Risma: Saya Yakin Mereka Bisa Maksimalkan Kemampuannya

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 10:12 WIB

Enggan Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pemerkosaan, Alasan Risma Minta Tunarungu Bicara

Enggan Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pemerkosaan, Alasan Risma Minta Tunarungu Bicara

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 09:43 WIB

Lukisan Penyandang Disabilitas Laku Rp357 Juta, Risma: 100% Uang Dikembalikan ke Seniman

Lukisan Penyandang Disabilitas Laku Rp357 Juta, Risma: 100% Uang Dikembalikan ke Seniman

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 08:42 WIB

Risma : Untu Apa Saya Memaksa Tunarungu Bicara?

Risma : Untu Apa Saya Memaksa Tunarungu Bicara?

Banten | Jum'at, 03 Desember 2021 | 07:55 WIB

Terkini

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:32 WIB

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:15 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01 WIB

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:56 WIB

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47 WIB

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:44 WIB

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:35 WIB