Musisi Difabel Asal Indonesia di Sydney: Kami Juga Punya Hati

Siswanto, ABC

Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:30 WIB
Musisi Difabel Asal Indonesia di Sydney: Kami Juga Punya Hati
Ilustrasi disabilitas (pixabay)

Suara.com - Ria Andriani masih ingat saat ia tampil bernyanyi bersama dua perempuan lainnya di Bandung ketika ia remaja. Setelah tampil, seorang pria setengah baya menghampirinya dan mengatakan "saya sebetulnya hari ini mau bunuh diri, tapi saya lihat kamu. Saya enggak jadi mau bunuh diri."

Pengalaman itu tidak pernah dilupakan Ria, yang kehilangan pengelihatannya saat masih kecil.

Ria pindah ke Australia pada usia 16 tahun bersama orangtuanya, dan kini ia tinggal di Sydney sebagai penyanyi di paduan suara Sydney Chambre Choir dan Christ Church St Laurence.

Ia juga bekerja sebagai pakar 'braille' untuk mengecek dokumen-dokumen yang ditulis dengan huruf khusus bagi penyandang tunanetra.

Saat berada di panggung, Ria mengatakan jika ia tidak hanya sekadar menyanyi.

"Paduan suara saya banyak mengangkat topik terkait lingkungan, seperti kita baru saja menampilkan Garden of The Soul, atau Taman Jiwa, dengan lagu-lagu yang berisi soal kekeringan, kebakaran hutan," ujarnya.

"Banyak musisi di sini memiliki opini terhadap sesuatu, jadi ini salah satu cara para musisi untuk berbagi opini soal masalah lingkungan atau mendukung penerima suaka dan migran,"

Berdasarkan pengalamannya menghadapi sejumlah tantangan, Ria mengatakan dibutuhkan waktu bagi musisi dengan disabilitas untuk bisa diapresiasi di Australia.

"Jika saya minta partitur sebelum rehearsal, supaya kalau belum ada braille-nya bisa saya buat, biasanya mereka bilang belum punya … jadi saya datang untuk latihan tanpa musik," Ria menceritakan salah satu contohnya.

baca juga

"Semakin lama mereka semakin mengerti kebutuhan saya."

"Tantangan sampai sekarang adalah memang masih akses ke braille score … untuk bisa membaca score atau partitur adalah sangat penting bagi saya."

Sementara untuk mobiltas, Ria mengaku tidak memiliki masalah, meski ia juga memiliki 'guide', yakni seekor anjing bernama Max yang setia membantunya terutama saat Ria sedang 'travelling'.

'Jangan dibelaskasihani'

Media di Indonesia seringkali menampilkan mereka yang hidup dengan disabilitas seperti "orang-orang yang hebat", menurut Ria.

Ia mengatakan, sebagai akibatnya ada tekanan untuk membandingkan dengan mereka yang bisa mencetak prestasi atau melakukan banyak hal.

"Tapi tidak semudah itu, ada banyak proses yang terjadi di belakangnya. Jadi dengan menampilkan mereka seperti itu, tidak memberikan gambaran penuh soal apa yang kami alami," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker Hubungi 100 Lulusan Difabel Satu per Satu untuk Ikut Program Magang Nasional

Kemnaker Hubungi 100 Lulusan Difabel Satu per Satu untuk Ikut Program Magang Nasional

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:55 WIB

Intip Cara Kelompok Difabel Diajari Mandiri Secara Ekonomi

Intip Cara Kelompok Difabel Diajari Mandiri Secara Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:05 WIB

Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek

Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tanpa 'Woro-woro', Pramono Anung Pindahkan Pedagang Taman Puring demi Fasilitas Difabel

Tanpa 'Woro-woro', Pramono Anung Pindahkan Pedagang Taman Puring demi Fasilitas Difabel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:05 WIB

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:20 WIB

Kisah Tika, Pejuang Disabilitas yang Akhirnya Temukan 'Rumah' di Pabrik Rokok HS

Kisah Tika, Pejuang Disabilitas yang Akhirnya Temukan 'Rumah' di Pabrik Rokok HS

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:00 WIB

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama

Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:14 WIB

Trotoar 'Maut' di Tugu Yogyakarta, Pedestrian Jogja Belum Ramah Difabel

Trotoar 'Maut' di Tugu Yogyakarta, Pedestrian Jogja Belum Ramah Difabel

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:55 WIB

Difabel Rentan Jadi Korban Bullying, Ini Pentingnya Ruang Aman Inklusif!

Difabel Rentan Jadi Korban Bullying, Ini Pentingnya Ruang Aman Inklusif!

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB