Salah Satu Awaknya Positif Covid-19, British Airways Tangguhkan Penerbangan ke Hong Kong

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 03 Desember 2021 | 20:25 WIB
Salah Satu Awaknya Positif Covid-19, British Airways Tangguhkan Penerbangan ke Hong Kong
Ilustrasi pesawat British Airways (Shutterstock).

Suara.com - Maskapai penerbangan Inggris British Airways (BA) untuk sementara waktu menangguhkan penerbangan ke dan dari Hong Kong setelah salah satu awaknya dinyatakan positif Covid-19.

Menyadur Sky News, seorang awak pesawat British Airways dinyatakan positif Covid-19 saat mendarat di Bandara Internasional Hong Kong pada Sabtu (27/11/2021).

Karena aturan Covid-19 Hong Kong, seluruh kru harus diisolasi di pusat karantina hingga dinyatakan sembuh dan negatif.

Sehari sebelumnya, sekelompok pilot dan kru BA lainnya baru selesai menjalani karantina selama satu minggu di Penny's Bay, Pulau Lantau.

Para pilot dan kru tersebut harus menjalani karantina karena setelah dilakukan pemeriksaan, seorang pilot dinyatakan positif Covid-19.

"Kami telah membuat keputusan sulit untuk menangguhkan sementara penerbangan ke Hong Kong sambil meninjau persyaratan operasional untuk rute ini," jelas BA dalam sebuah pernyataan.

"Kami meminta maaf kepada pelanggan yang rencana perjalanannya terganggu dan akan menghubungi mereka untuk memberi pilihan," sambungnya.

Tidak ada indikasi yang diberikan oleh pihak maskapai mengenai berapa lama penerbangan akan ditangguhkan pada rute tersebut.

Hong Kong menjadi salah satu wilayah yang dikenal memiliki beberapa aturan Covid-19 paling ketat di dunia.

Bagi siapa saja yang memiliki kontak dekat dengan kasus positif, harus dikarantina di pusat meskipun telah divaksinasi dan dites negatif.

Bagi para pelancong yang datang dari negara berisiko tinggi juga harus menjalani karantina 21 hari, bahkan jika mereka telah divaksinasi sepenuhnya.

Aturan ketat tersebut terjadi ketika negara-negara di seluruh dunia memperketat kontrol menyusul munculnya varian Omicron.

Varian Omicron, yang diduga berpotensi lebih menular, pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021.

Inggris menetapkan 10 negara dari benua Afrika ke dalam daftar merah. Mereka adalah Afrika Selatan, Botswana, Eswatini, Lesotho, Namibia, Zimbabwe, Angola, Malawi, Mozambik, dan Zambia.

Kedatangan dari semua negara ini perlu dikarantina di hotel yang disetujui pemerintah selama 10 hari dan harus dinyatakan negatif Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Bali Jokowi Minta Masyarakat Waspadai Virus Covid-19 Varian Omicron

Di Bali Jokowi Minta Masyarakat Waspadai Virus Covid-19 Varian Omicron

Bali | Jum'at, 03 Desember 2021 | 15:18 WIB

Jokowi Ungkap Alasan Kebijakan Penanganan Covid-19 Berubah-ubah

Jokowi Ungkap Alasan Kebijakan Penanganan Covid-19 Berubah-ubah

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:54 WIB

Ria Miranda Sebut Pandemi Pengaruhi Tren Modest Fashion di 2022, Seperti Apa?

Ria Miranda Sebut Pandemi Pengaruhi Tren Modest Fashion di 2022, Seperti Apa?

Lifestyle | Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB