alexametrics

Munculnya Varian Omicron Bikin Dinas Kunjungan DPR ke Luar Negeri Batal

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Munculnya Varian Omicron Bikin Dinas Kunjungan DPR ke Luar Negeri Batal
Ketua DPR RI Puan Maharani. Munculnya Varian Omicron Bikin Dinas Kunjungan DPR ke Luar Negeri Batal. (Dok: DPR)

Ini adalah upaya bersama seluruh elemen bangsa untuk mencegah masuknya varian omicron yang kami tahu mempunyai daya tular yang sangat tinggi

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunda rencana perjalanan dinas ke luar negeri karena munculnya varian baru Covid-19, Omicron yang sedang melanda beberapa negara. Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Puan berujar keputusan penundaan seluruh rencana kunjungan ke luar negeri itu merupakan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI yang dilaksanakan, Senin (6/12/2021).

Adapun penundaan dilakukan seiring dengan kemunculan varian Omicron yang tengah melanda sejumlah negara di belahan dunia. Diharapkan keputusan meniadakan perjalanan dinas ke luar negeri dapat mencegah varian tersebut masuk ke Indonesia.

“Ini adalah upaya bersama seluruh elemen bangsa untuk mencegah masuknya varian omicron yang kami tahu mempunyai daya tular yang sangat tinggi. Apalagi kita juga akan memasuki musim liburan Natal dan Tahun Baru,” kata Puan, Selasa (7/12/2021). 

Baca Juga: Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura, Bagaimana Indonesia?

Penundaan perjalanan dinas luar negeri bagi anggota DPR RI terhitung mulai 6 Desember 2021. Sementara belum ada batas waktu kapan penangguhan berakhir.

“Sampai batas waktu yang akan ditentukan lebih lanjut,” ujarnya.

Puan mengatakan anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendapat pengecualian. Mereka tetap diizinkan melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, namun dengan catatan khusus. 

“Yakni hanya menghadiri undangan selaku wakil dari parlemen Indonesia. Itu pun dengan jumlah delegasi yang sangat terbatas,” tandas Puan.

Baca Juga: Cegah Omicron, DPR Tunda Perjalanan Dinas Luar Negeri bagi Anggota

Komentar