Waspada! Ini 5 Bahaya Lahar Dingin yang Perlu Diketahui

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 07 Desember 2021 | 14:35 WIB
Waspada! Ini 5 Bahaya Lahar Dingin yang Perlu Diketahui
Bahaya lahar dingin. Warga melihat lahar dingin Gunung Semeru di Jembatan Piket Nol, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur. [ANTARA FOTO/Seno]

Suara.com - Usai Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12/2021), banjir lahar dingin menerjang beberapa wilayah hingga membuat beberapa bangunan hancur, salah satunya jembatan Gladak Perak. Mari simak berikut ini bahaya lahar dingin yang penting untuk diketahui.

Erupsi gunung berapi menyebabkan terjadinya awan panas, guguran lava, dan hujan abu. Selain potensi terjadinya awan panas, guguran lava, dan hujan abu, masyarakat perlu waspada juga banjir lahar dingin. Muncul pertanyaan, apa bahaya lahar dingin?

Untuk lebih jelasnya, mari simak penjelasan betapa pentingnya mengetahui bahaya lahar dingin.

Bahaya Lahar Dingin

Mengenal bahaya lahar dingin. Lahar dingin merupakan bencana alam dari aktivitas gunung berapi. Saat gunung api mengalami letusan atau erupsi, maka akan mengeluarkan lava dan material vulkanik berupa batuan besar, pasir, debu, dan lumpur.

Proses terjadinya lahar dingin ini yaitu saat aliran lava gunung tercampur bersama lumpur dingin dan air dingin. Campuran lava dan air dingin tersebut kemudian berubah menjadi lahar dingin. Ternyata, bahaya lahar dingin juga mengancam.

Semakin banyak lahar dingin yang bercampur dengan air, maka arus lahar dingin juga semakin cepat. Adapun kecepatan lahar dingin mencapai 22 sampai 60 mph per detik atau sekitar 100 km per detik. Lantas, apa saja bahaya lahar dingin?

Berikut ini bahaya lahar dingin yang penting untuk diketahui dilansir dari berbagai sumber.

1. Dapat mnghancurkan rumah, ladang, maupun jembatan area sekitar aliran lahar dingin

baca juga

2. Rumah jadi terendam lumpur yang tercampur lahar dingin

3. Perekonimian menjadi terhenti

4. Insfrastruktur rusak karena kerasnya terjangan arus lahar dingin

5. Material dari banjir lahar dingin tidak memiliki kualitas bagus

Itulah bahaya lahar dingin. Sudah disebutkan di atas, erupsi atau letusan gunung api mengeluarkan material berupa pasir dan debu. Material tersebut memiliki kualitas baik dan dapat menyuburkan tanaman sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat.

Namun, materi yang dibawa banjir lahar dingin kurang memiliki kualitas baik. Sehingga dampak dari lahar dingin ini hanya akan merusak bangunan-bangunan dan tanaman-tanaman. Itulah bahaya lahar dingin.

Demikian informasi mengenai bahaya lahar dingin yang penting untuk diketahui. Maka dari itu, diperlukan upaya dan antisipasi agar tidak terjadi kerusakan yang diakibatkan banjir lahar dingin.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa saat Gunung Meletus, Semoga Terhindar dari Bahaya Awan Panas hingga Lahar Dingin

Doa saat Gunung Meletus, Semoga Terhindar dari Bahaya Awan Panas hingga Lahar Dingin

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 13:11 WIB

Mengenal Apa Itu Lahar Dingin, Ancaman Berikutnya Setelah Awan Panas

Mengenal Apa Itu Lahar Dingin, Ancaman Berikutnya Setelah Awan Panas

Tekno | Selasa, 07 Desember 2021 | 13:02 WIB

Runtuh Terhantam Derasnya Arus Lahar Dingin Semeru, Begini Kondisi Jembatan Besuk Kobokan

Runtuh Terhantam Derasnya Arus Lahar Dingin Semeru, Begini Kondisi Jembatan Besuk Kobokan

News | Senin, 06 Desember 2021 | 20:37 WIB

PVMBG: Potensi Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Masih Ada

PVMBG: Potensi Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Masih Ada

Jakarta | Senin, 06 Desember 2021 | 16:23 WIB

Ada Potensi Lahar Dingin dari Semeru ke Arah Selatan dan Tenggara

Ada Potensi Lahar Dingin dari Semeru ke Arah Selatan dan Tenggara

Tekno | Minggu, 05 Desember 2021 | 21:59 WIB

Banjir Lahar Dingin, 7 Orang Terjebak di Aliran Kali Gendol

Banjir Lahar Dingin, 7 Orang Terjebak di Aliran Kali Gendol

Jogja | Kamis, 02 Desember 2021 | 10:31 WIB

Terkini

Harga BBM Non-Subsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Per 1 September 2026 Naik!

Harga BBM Non-Subsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Per 1 September 2026 Naik!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:30 WIB

BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar

BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:29 WIB

3 HP Redmi dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, QRIS dan Top Up Praktis Tinggal Tap

3 HP Redmi dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, QRIS dan Top Up Praktis Tinggal Tap

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 08:28 WIB

Danantara: Tugas Insan BUMN Tak Cuma Bikin Perusahaan Sehat

Danantara: Tugas Insan BUMN Tak Cuma Bikin Perusahaan Sehat

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:15 WIB

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 08:11 WIB

Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen

Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:10 WIB

Diborgol dan Dirantai, Gadis Sumenep Jadi Korban Kebiadaban Ayah Kandung Selama 5 Tahun

Diborgol dan Dirantai, Gadis Sumenep Jadi Korban Kebiadaban Ayah Kandung Selama 5 Tahun

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 08:09 WIB

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 08:09 WIB

Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen

Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:08 WIB

6 Rekomendasi Two Way Cake Lokal Terbaik High Coverage, Mulai Rp30 Ribuan

6 Rekomendasi Two Way Cake Lokal Terbaik High Coverage, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 08:03 WIB

×