Dituduh Mencuri, Empat Perempuan Pakistan Ini Ditelanjangi hingga Disiksa

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 09 Desember 2021 | 19:50 WIB
Dituduh Mencuri, Empat Perempuan Pakistan Ini Ditelanjangi hingga Disiksa
Ilustrasi korban pemerkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Empat perempuan di Pakistan menjadi korban pelecehan seksual dan kekerasan oleh sekelompok pria yang menuduh mereka melakukan pencurian.

Menyadur Gulf News Kamis (9/12/2021), insiden tersebut terjadi di di Pasar Bawa Chak, kota industri, kota Faisalabad, Punjab.

Kasus itu terungkap setelah sebuah video viral di media sosial Pakistan yang memperlihatkan pelecehan empat perempuan tersebut.

Menurut keterangan polisi, lima pria memaksa keempat perempuan tersebut untuk telanjang dan disiksa sembari direkam karena dituduh mencuri.

Petugas Polisi Kota Faisalabad (CPO) Dr Mohammad Abid Khan penggerebekan sedang dilakukan untuk menangkap lebih banyak orang yang terlibat dalam insiden itu.

Setelah video itu diposting di media sosial, First Information Report (FIR) didaftarkan di kantor polisi Kota Millat terhadap empat pria.

Keempat pria itu diketahui sebagai Saddam, pemilik Toko Listrik Usman, dan karyawannya, Faisal, Zaheer Anwar, dan Faqeer Hussain, pemilik toko produk sanitasi.

Polisi juga menjelaskan bahwa ada 10 pria lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Menurut laporan polisi, salah satu perempuan pergi ke Pasar Bawa Chak bersama tiga temannya untuk mengumpulkan sampah pada hari Senin sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

baca juga

Perempuan tersebut mengatakan kepada polisi bahwa mereka haus dan masuk ke dalam sebuah toko untuk minum air.

Perempuan tersebut kemudian meminta minum kepada Saddam, pemilik Toko Listrik Usman. Namun, Saddam justru meneriaki mereka, menuduh mereka memasuki tokonya dengan niat untuk mencuri.

Saddam dan teman-temannya kemudian memukuli para perempuan itu, menelanjangi mereka, dan menyeretnya ke dalam ke pasar.

"Mereka terus memukuli kami selama sekitar satu jam dan membuat video kami dalam kondisi telanjang," kata salah satu perempuan yang tidak disebutkan namanya.

Kemudian, anggota keluarga korban bergegas ke pasar dan memohon kepada para pelaku untuk membiarkan para wanita itu pergi.

"Para tersangka melakukan ketidakadilan yang parah dengan menelanjangi kami, menyeret kami dan menyiksa kami dan tindakan tegas harus diambil terhadap mereka," jelas korban.

Menurut keterangan Polisi Punjab, dua tersangka ditangkap pada Senin (5/12/2021) dan tiga lainnya ditangkap pada Selasa (6/12/2021).

"Semua aspek dari insiden itu sedang diselidiki," kata tweet itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Dipaksa Aborsi Seperti Novia Widyasari, Nikita Mirzani Tolak Bunuh Diri

Pernah Dipaksa Aborsi Seperti Novia Widyasari, Nikita Mirzani Tolak Bunuh Diri

Banten | Kamis, 09 Desember 2021 | 10:15 WIB

Fakta Terbaru, Bripda Randy Masukkan Obat ke Novia Widyasari, Untuk Apa?

Fakta Terbaru, Bripda Randy Masukkan Obat ke Novia Widyasari, Untuk Apa?

Bogor | Rabu, 08 Desember 2021 | 20:05 WIB

Masinis di Pakistan Setop Kereta untuk Beli Yogurt, Auto Diskors

Masinis di Pakistan Setop Kereta untuk Beli Yogurt, Auto Diskors

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 20:41 WIB

Terkini

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:50 WIB

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 19:48 WIB

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:47 WIB

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:38 WIB

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:37 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

×