LBH Apik Jakarta Terima Laporan Perempuan Diperkosa dan Disiksa Oknum Anggota TNI

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 10 Desember 2021 | 21:06 WIB
LBH Apik Jakarta Terima Laporan Perempuan Diperkosa dan Disiksa Oknum Anggota TNI
Ilustrasi pemerkosaan

Suara.com - Koordinator Pelayanan Hukum Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH Apik) Jakarta, Uli Pangaribuan, menceritakan satu kasus yang pernah diadukan ke pihaknya terkait kekerasan dalam pacaran.

Galaksi, perempuan yang pernah berpacaran dengan anggota TNI AD itu tidak seindah seperti yang diharapkannya.

Perempuan itu disebut pertama kali kenal dengan pelaku pada 2019. Orangtua Galaksi mengenal pelaku karena sering menjadi pelanggan usahanya.

Singkat cerita, Galaksi dan pelaku memutuskan untuk berpacaran. Pelaku pernah mengajak Galaksi untuk liburan ke luar kota pada 2019.

Di tengah jalan, pelaku sempat menanyakan soal keperawanan Galaksi. Ia memaksa Galaksi untuk dapat membuktikan keperawanannya.

"Pelaku mempertanyakan keperawanan Galaksi dan memaksa untuk membuktikan dengan membawa Galaksi ke sebuah hotel," kata Uli dalam konferensi pers "Catatan Tahunan LBH APIK Jakarta 2021" yang disiarkan melalui YouTube LBH APIK, Jumat (10/12/2021).

Di hotel, pelaku menarik tangan Galaksi secara paksa dan menyeretnya ke kamar. Seolah sudah direncanakan, kamar tersebut sudah dipesan pelaku sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Galaksi berusaha untuk menolak hingga sujud di kaki pelaku. Sayangnya kekuatan Galaksi masih mampu ditahan oleh pelaku yang malah memaksa secara fisik.

"Galaksi diperkosa dengan penetrasi yang menyebabkan pendarahan," ucapnya.

baca juga

Pelaku mencoba untuk kembali memaksa Galaksi untuk berhubungan badan pada Januari 2020. Pelaku melayangkan pukulan ke kepala Galaksi saat perempuan itu menolaknya dan memanipulasi secara psikis.

Dengan pengalamannya itu, Galaksi merasa harus menikah dengan pelaku, terlebih pelaku sudah mengambil keperawanannya. Tetapi pelaku menolak dengan berbagai alasan.

Kemudian, pelaku pernah menjemput Galaksi di rumahnya pada Juli 2020. Dalam kondisi tengah sakit, Galaksi dipukul dan dipaksa untuk berbohong tentang kondisinya kepada keluarga.

"Kepala Galaksi dibenturkan ke tiang, ditendang berkali-kali dan Galaksi tidak diantar pulang," ungkapnya.

Pada Agustus 2020, Galaksi memergoki pelaku berselingkuh dengan perempuan lain sebut saja Bunga. Galaksi tidak menerima hal tersebut dan langsung memberitahu apa yang sebenarnya terjadi kepada keluarga bernama Bunga.

Di depan Galaksi, keluarga Bunga bersepakat untuk tidak berhubungan lagi dengan pelaku. Namun, tidak berselang lama, Galaksi menemukan pelaku kembali berselingkuh dengan perempuan lain.

"Pelaku kemudian memukuli Galaksi," sebutnya.

Karena sudah merasa gerah, akhirnya Galaksi melaporkan pelaku ke kesatuannya. Kesatuan pelaku berusaha melakukan mediasi namun gagal.

Pelaku akhirnya ditahan oleh polisi militer dan menunggu untuk proses ke Pengadilan Militer.

Perasaan Galaksi belum lega karena pada proses itu, ia sempat diancam dan ditekan untuk mencabut laporan.

Untuk mendapatkan perlindungan, Galaksi kemudian membuat aduan ke LBH Apik Jakarta guna mendapatkan bantuan hukum. Pasalanya, selama menjalani proses hukum, Galaksi tidak mendapatkan informasi atas hak-haknya sebagai korban.

"LBH Apik Jakarta merujuk Galaksi ke psikolog, mengajukan permohonan perlindungan ke LPSK, serta meminta dukungan dari lembaga-lembaga jaringan dan pemerintah," jelasnya.

Terkait proses hukumnya, Pengadilan Militer memutuskan untuk menghukum pelaku dengan hukuman 13 bulan penjara. Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi Militer memvonis pelaku 11 bulan penjara dan pemecatan tidak hormat.

"Saat ini proses kasus Galaksi berada pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasional Pesantren Manarul Huda Antapani Dicabut Kemenag, Semua Santri Dipulangkan

Operasional Pesantren Manarul Huda Antapani Dicabut Kemenag, Semua Santri Dipulangkan

Jabar | Jum'at, 10 Desember 2021 | 20:01 WIB

Perempuan Jadi Korban Kekerasan saat Pacaran, Tetapi Proses Hukum Masih Sulit Dilakukan

Perempuan Jadi Korban Kekerasan saat Pacaran, Tetapi Proses Hukum Masih Sulit Dilakukan

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 19:02 WIB

Cerita Wanita Diperas karena Foto Syur, Polisi Ogah Usut karena Pelaku Bukan Publik Figur

Cerita Wanita Diperas karena Foto Syur, Polisi Ogah Usut karena Pelaku Bukan Publik Figur

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 18:27 WIB

LBH Apik Jakarta Terima 1.178 Aduan, Paling Banyak Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online

LBH Apik Jakarta Terima 1.178 Aduan, Paling Banyak Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 16:01 WIB

Terkini

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

×