Soroti Data Rasio Utang Negara, Said Didu Sebut Ugal-Ugalan: Pandemi Hanya Mempercepat

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 11 Desember 2021 | 11:30 WIB
Soroti Data Rasio Utang Negara, Said Didu Sebut Ugal-Ugalan: Pandemi Hanya Mempercepat
Said Didu.[YouTube/MSD]

Suara.com - Pengamat kebijakan publik yang juga mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, turut menyoroti soal data rasio utang atas pendapatan negara.

Lewat sebuah cuitan yang ia unggah di akun Twitternya, Said Didu menyebut bahwa salah satu indikator yang menyebabkan utang negara menjadi ugal-ugalan adalah peningkatan jumlah utang yang sangat besar.

Ia bahkan menyebut peningkatan jumlah tersebut sudah melampaui standard normal.

"Data bicara. Salah satu indikator utang ugal-ugalan adalah peningkatan jumlah utang yg sangat besar yg sdh melampaui standar normal," ujar Said Didu dalam cuitannya dikutip Suara.com, Sabtu (11/12/2021).

Lebih lanjut, Said Didu mengatakan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung sejak sebelum pandemi melanda. Ia menegaskan bahwa pandemi hanya mempercepat.

"Ini terjadi sebelum pandemi. Pandemi hanya mempercepat," sambungnya.

Cuitan Said Didu soal rasio utang negara (Twitter)
Cuitan Said Didu soal rasio utang negara (Twitter)

Cuitan tersebut ditulis oleh Said Didu untuk menanggapi cuitan akun Awalil Rizky mengenai rasio utang atas pendapatan negara.

Dalam cuitan tersebut dijelaskan tentang dasar peringatan BPK pada pemerintah agar berhati-hati soal utang dan rasionya terhadap pendapatan negara.

"Rasio utang atas pendapatan negara sebesar 368,99% pada tahun 2020 merupakan salah satu indikator kerentanan utang yang menjadi dasar peringatan BPK agar pemerintah berhati-hati. Karena telah melampaui rekomendasi IMF dan IDR," tulisnya.

Disebutkan pula bahwa rasio tersebut terlihat akan memburuk di tahun 2021 dan 2022.

Rasio itu tampak akan memburuk pada 2021 dan 2022," lanjutnya.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan yang ditulis di akun Twitternya, Awalil Rizky merupakan seorang pembelajar ekonomi yang menyebut dirinya sedang berupaya memberi informasi dan edukasi (literasi).

Ia berpandangan bahwa setiap warga negara berhak untuk mengetahui kondisi ekonomi negeri.

Menanggapi cuitan-cuitan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar.

"Wkwk 2019-2020 udah ugal-ugalan ya ngakunya ngutang gara-gara pandemi. Itu buat nolong rakyat atau buat nalangin rugi Jiwasraya, Asabri dll yang total ratusan triliun? Lalu test PCR dibisnisin nggak gratis," komentar salah seorang warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak, Ini 7 Tips Lindungi Data Rahasia di Internet

Simak, Ini 7 Tips Lindungi Data Rahasia di Internet

Tekno | Jum'at, 10 Desember 2021 | 20:14 WIB

Indonesia Peringkat Ke-5 Dunia Vaksinasi Covid-19 Dosis Penuh Terbanyak

Indonesia Peringkat Ke-5 Dunia Vaksinasi Covid-19 Dosis Penuh Terbanyak

Foto | Jum'at, 10 Desember 2021 | 15:45 WIB

Jokowi Perintahkan Menkominfo Bereskan RUU PDP Agar Ada Kepastian Usaha di Sektor Digital

Jokowi Perintahkan Menkominfo Bereskan RUU PDP Agar Ada Kepastian Usaha di Sektor Digital

Tekno | Jum'at, 10 Desember 2021 | 14:47 WIB

Perlindungan Data Pribadi Jadi Perhatian Serius, Jokowi Perintahkan Ini ke Menkominfo

Perlindungan Data Pribadi Jadi Perhatian Serius, Jokowi Perintahkan Ini ke Menkominfo

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 14:34 WIB

Jokowi Tegaskan Perlindungan Data Pribadi Jadi Atensi Serius Pemerintah

Jokowi Tegaskan Perlindungan Data Pribadi Jadi Atensi Serius Pemerintah

Sumbar | Jum'at, 10 Desember 2021 | 13:15 WIB

Transaksi Digital Diprediksi Meningkat, Pelindungan Data Pribadi Semakin Dibutuhkan

Transaksi Digital Diprediksi Meningkat, Pelindungan Data Pribadi Semakin Dibutuhkan

Tekno | Kamis, 09 Desember 2021 | 21:18 WIB

Terkini

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB