Amir Mahmud: Kemenangan Taliban Itu Kemenangan Kelompok Brutal, Bukan Islam

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 13 Desember 2021 | 18:04 WIB
Amir Mahmud: Kemenangan Taliban Itu Kemenangan Kelompok Brutal, Bukan Islam
Pakar paham radikalisme Indonesia, Amir Mahmud. Amir Mahmud: Kemenangan Taliban Itu Kemenangan Kelompok Brutal, Bukan Islam. (Suara.com/Ronald Seger Prabowo)

Suara.com - Pengamat terorisme, Amir Mahmud menilai kalau keberhasilan Taliban menguasai Afghanistan pada Agustus 2021 lalu bukanlah menjadi simbol kemenangan bagi umat Islam. Menurutnya, kemenangan Taliban itu mewakili kemenangan kelompok brutal.

Taliban pernah menguasai hampir 90 persen wilayah Afghanistan pada 1998. Namun kelompok tersebut akhirnya tumbang oleh Amerika Serikat pada 2001. Sejak 2001 itu, kata Amir, Taliban kerap menggunakan kekerasan.

"Dia itu pernah berhasil masa lima tahun pada saat itu, kemudian dia hancur lagi kemudian sekarang 20 tahun itu bergeriliya dengan kekerasan, faktanya sudah ada," kata Amir dalam diskusi bertajuk Ekses Kelompok Taliban terhadap Perkembangan Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme di Indonesia yang disiarkan oleh YouTube Humas Sil dan SKSG UI, Senin (13/12/2021).

Menurutnya, Taliban bergerak menjadi kelompok yang sadis. Hal tersebut dibuktikan ketika Taliban membunuh penyanyi folk Afghanistan Fawad Andarabi pasca kelompok itu melarang adanya musik.

Karena itu, Amir menganggap kalau kemenangan Taliban bukanlah kemenangan bagi umat Islam, melainkan untuk kelompok brutal.

"Karena ini dianggap sebagai kemenangan umat Islam, mereka menganggap Taliban sebagai kemenangan umat Islam, bagi saya itu bukan, (itu) kemenangan kelompok brutal yang di mana Taliban di dalamnya," ujarnya.

Hal tersebut juga dikhawatirkan Amir karena selama ini Taliban kerap menjadi inspirasi bagi kelompok-kelompok radikal termasuk di Indonesia. Amir khawatir apabila kemenangan Taliban yang mampu menguasai Afghanistan kembali malah menyulut kelompok-kelompok teroris di Indonesia.

"Jadi Taliban ini yang hari ini menjadi pemberitaan besar di media internasional, ini telah membawa inspirasi kepada kelompok-kelompok yang berpotensi radikal atau yang sudah berpaham radikal."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taliban Berkuasa Berpotensi Bangkitkan Semangat Kelompok Radikal Indonesia

Taliban Berkuasa Berpotensi Bangkitkan Semangat Kelompok Radikal Indonesia

News | Senin, 13 Desember 2021 | 16:25 WIB

Anggota Parlemen Perempuan Afghanistan Lari dari Taliban, di Mana Mereka?

Anggota Parlemen Perempuan Afghanistan Lari dari Taliban, di Mana Mereka?

News | Senin, 13 Desember 2021 | 11:09 WIB

Buku Harian Rahasia Perempuan Afghanistan Setelah Taliban Berkuasa

Buku Harian Rahasia Perempuan Afghanistan Setelah Taliban Berkuasa

News | Senin, 13 Desember 2021 | 10:27 WIB

Jerman Siap Tampung 25 Ribu Jiwa Warga Afghanistan yang Terancam Taliban

Jerman Siap Tampung 25 Ribu Jiwa Warga Afghanistan yang Terancam Taliban

Sumbar | Sabtu, 11 Desember 2021 | 13:09 WIB

Terkini

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

×