Tolak Vaksin Covid, Warga Yalimo Papua: Proyek Kapitalis Global yang Merusak Keimanan!

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 15 Desember 2021 | 11:24 WIB
Tolak Vaksin Covid, Warga Yalimo Papua: Proyek Kapitalis Global yang Merusak Keimanan!
Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Yalimo (TPKY) tolak diberikan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Yalimo, Papua, Rabu (15/12/2021). Tolak Vaksin Covid, Warga Yalimo Papua: Proyek Kapitalis Global yang Merusak Keimanan! (Sumber Foto: Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom)

Suara.com - Warga di 5 distrik di Kabupaten Yalimo, Papua menolak untuk diberikan vaksin Covid-19. Mereka menilai kalau vaksin Covid-19 hanya sebagai proyek kapitalis global yang merusak keimanan kepada Tuhan. Pernyataan itu disampaikan melalui surat pernyataan yang diwakili oleh Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Yalimo (TPKY).

"Rakyat Yalimo di 5 Distrik, secara resmi menolak pemberian vaksinasi oleh pihak kepolisian melalui dinas kesehatan di kabupaten Yalimo," kata Koordinator TPKY, Lasarus Kepno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/12/2021).

"Rakyat Yalimo sadar bahwa vaksin Covid-19 ini adalah proyek kapitalis global yang menghancurkan hak asasi manusia dan iman percaya kepada Tuhan," sambungnya.

Warga menganggap kalau wilayah Yalimo merupakan kota Injil. Mereka tidak mau apabila pihak kepolisian dengan pihak kesehatan melakukan pemaksaan terhadap warga untuk mendapatkan vaksin Covid-19 secara memaksa sembari memberikan sembako dan uang tunai.

Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Yalimo (TPKY) juga hendak melakukan aksi damai ke RSUD Kabupaten Yalimo namun surat izinnya ditolak oleh pihak Polsek Elelim. Aksi damai itu didasari tindakan pencemaran nama baik warga Yalimo oleh pihak kesehatan pada 9 bulan lalu.  

"Pencemaran nama baik dengan membayar uang Rp 1 miliar ditambah 2 ekor ternak babi oleh pihak kesehatan yang bekerja sama dengan pihak kepolisian yang tergabung dalam tim Covid-19 di kabupaten Yalimo, adalah bukti proyek raksasa yang dikerjakan oleh elit-elit negara yang menghancurkan tubuh, jiwa dan roh rakyat Yalimo."

Hal tersebut disampaikan oleh Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Yalimo ketika hendak melakukan aksi damai. Namun surat izin aksi damai tersebut ditolak oleh pihak Polsek Elelim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KKB Papua Serang Pos Brimob, Slamet Maarif Kembali Sentil Jenderal Dudung

KKB Papua Serang Pos Brimob, Slamet Maarif Kembali Sentil Jenderal Dudung

Bogor | Rabu, 15 Desember 2021 | 10:34 WIB

Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun di DKI Jakarta: Syarat, Cara Daftar dan Lokasi Vaksin

Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun di DKI Jakarta: Syarat, Cara Daftar dan Lokasi Vaksin

News | Rabu, 15 Desember 2021 | 10:02 WIB

Lelaki Selandia Baru Dilaporkan Dapat 10 Dosis Vaksin Dalam Sehari, Apa Efeknya?

Lelaki Selandia Baru Dilaporkan Dapat 10 Dosis Vaksin Dalam Sehari, Apa Efeknya?

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 10:15 WIB

Kunjungi Aceh, Mendagri Ajak Semua Pihak Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kunjungi Aceh, Mendagri Ajak Semua Pihak Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

News | Rabu, 15 Desember 2021 | 09:47 WIB

Terkini

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB