Kisah Pak Yusuf dan Dua Anak Kembarnya, Pencari Rongsok Tinggal di Becak dan Tidur di Ruko

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 14:30 WIB
Kisah Pak Yusuf dan Dua Anak Kembarnya, Pencari Rongsok Tinggal di Becak dan Tidur di Ruko
Pak Yusuf dan Anaknya (twitter.com/soopertired)

Suara.com - Cerita Pak Yusuf dan kedua anak kembarnya viral di Twitter. Kisahnya diunggah di akun Twitter @soopertired pada rabu (15/12/2021).

"Namanya Pak Yusuf, beliau sehari-hari tidur di becak yang merupakan sumbangan dari orang. Bersama dua anak kembarnya, Akbar dan Akbari, siang dan malam hidup dijalanan," tulis akun @soopertired di Twitternya.

"Pak Yusuf asli Pandeglang, namun beliau merantau ke Cilacap, Jawa Tengah. Orang Cilacap, pasti sering lihat mereka di Gumilir," imbuhnya.

Pada unggahan tersebut, @soopertired menampilkan seorang pria dewasa bersama kedua anak kembar yang masih kecil. Pak Yusuf sendiri sudah berumur 37 tahun, sementara Si Kembar baru 6 tahun.

Pak Yusuf ditinggal oleh istrinya karena masalah ekonomi. Sebelumnya ia tinggal bersama saudara istrinya dan membantu menjadi nelayan.

Namun rumah tangga mereka retak dan anak kembar mereka lebh dekat dengan Pak Yusuf.

"Setiap siang hari, Pak Yusuf mengumpulkan sampah-sampah bekas atau kita biasa bilang ngerongsok. Sehari cuma 8 ribu," tulis @soopertired.

Akbar dan Akbari pun belum pernah menyentuh bangku sekolah di usianya yang sudah 6 tahun.

Pak Yusuf menyatakan bahwa banyak orang yang meminta untuk memvideo atau interview ia dan anaknya untuk konten. Ia dijanjikan akan diberi bantuan namun hingga kini tak kunjung dikasih.

Hal inilah yang membuat Pak Yusuf enggan untuk divideo oleh pemilik akun @soopertired.

Bahkan ada yang mengaku dari pihak dinsos yang menawari bantuan namun dengan syarat berpisah dengan anak-anaknya.

"Katanya sempat menawari bantuan untuk anaknya dipisahkan dengan bapaknya untuk dirawat dan dibiayai yayasan di Sulawesi. Pak Yusuf enggak mau, karena dipisahkan dengan anak bukan yang beliau inginkan. Dan banyak iming-iming bantuan lain yang enggak sampai ke tangan beliau," catat akun @soopertired.

Saat hujan tiba, Pak Yusuf membawa anak-anaknya meneduh ke teras-teras ruko. Mereka tidur di situ dengan beralaskan terpal.

"Setiap hujan, beliau dan 2 anaknya tidur di emperan toko beralaskan terpal. Aku sering lihat mereka di emperan toko, tapi baru sekarang aku beranikan diri untuk menemui beliau dan berbagi cerita. Beliau org baik. Beliau layak utk kita bantu," tambahnya.

Pemilik akun @soopertired melalui Twitternya juga membuka donasi yang akan disampaikan langsung pada Pak Yusuf.

Pak Yusuf dan Anaknya (twitter.com/soopertired)
Pak Yusuf dan Anaknya (twitter.com/soopertired)

Respons Dinas Sosial

Unggahan yang viral di Twitter itu nyatanya bisa berdampak untuk Pak Yusuf. Sebab akhirnya Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mulai ikut membantu.

Tim Dinsos mencoba menjangkau dan bertemu Pak Yusuf, namun hingga beruta ini dibuat mereka belum bisa bertemu.

"Sudah menelusuri sepanjang Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Juanda, Jl Damar, Jl tentara pelajar, akan tetapi kami belum menemukan keberadaaan pak Yusuf dan 2 anaknya," tulis akun Twitter resmi Dinsos Jateng di kolom komentar.

Komentar Warganet

"Ka, mungkin nanti sebagian uangnya buat beliin kontrakan gitu bisa, nggak? Biasanya di daerah kampung masih murah. Kita kasih banyak barang kalau mereka cuma tinggal di becak kasian enggak sih nanti mereka bawanya?," komentar warganet. 

"Baik bangt bapak sama anak-anaknya, pas dikasih sesuatu pasti langsung bilang terimakasih dan anak-anaknya langsung disuruh jabat tangan, dalam hati semoga jadi anak-anak sukses ya dek," imbuh warganet. 

"Baru kemaren lihat orang bawa becak juga lagi tidur di ruko yang dulunya jadi Alfa depan batalion. gatau itu bapaknya atau bukan yg jelas dia tidur sebelah anaknya jg ya Allah," tambah warganet lain. 

"Dia emang udah bertahun-tahun di situ dari jaman aku SMA sampai lulus sekarang aku lihat terus aku bingung mau ngasih nya gimana untung aja ada kk yg speak up ttg bapak ini," tulis warganet di kolom komentar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rombongan Ojol Konvoi Bawa Hadiah Bikin Cewek-Cewek Iri, Penasaran Siapa Penerimanya

Rombongan Ojol Konvoi Bawa Hadiah Bikin Cewek-Cewek Iri, Penasaran Siapa Penerimanya

Hits | Kamis, 16 Desember 2021 | 12:07 WIB

Terpisah Negara, Pertemuan Saudara Kandung di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Bikin Haru

Terpisah Negara, Pertemuan Saudara Kandung di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Bikin Haru

Tekno | Kamis, 16 Desember 2021 | 11:57 WIB

Gaya Wanita Berhijab Cosplay Jadi Spiderman Ini Disorot, Warganet: Fitri Parker?

Gaya Wanita Berhijab Cosplay Jadi Spiderman Ini Disorot, Warganet: Fitri Parker?

Lifestyle | Kamis, 16 Desember 2021 | 12:05 WIB

Terkini

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB