Ngeri Dimarahi Orangtua, Perempuan Ini Digigit Ular Cuma Mau Diplaster Tubuh Membiru

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 14:30 WIB
Ngeri Dimarahi Orangtua, Perempuan Ini Digigit Ular Cuma Mau Diplaster Tubuh Membiru
Ilustrasi ular kobra. (Pixabay/Herbert Aust)

Suara.com - Digigit ular memang bisa sangat berbahaya sebab jika beracun bisa sangat mengancam nyawa.

Sepeti seorang perempuan yang curhat di Tiktoknya di mana ia pernah digigit ular dan malah kena marah.

"Abis digigit ular, ke warung beli hansaplast buat nutupin bekas gigitan ular daripada ketahuan orangtua terus dimarahin," tulis pemilik akun @asriwldr.

"Akhirnya ketahuan tetangga kalau habis digigit ular karena badanku lemas dan mulai membiru," imbuhnya.

Akhirnya dengan inisiatif menyembunyikan gigiran ular tersebut ia malah kena marah orang satu kampung.

"Akhirnya enggak cuma dimarahin orangtua, tapi hampir satu desa dan guru-guru di sekolahku dan dokter yang menangani aku," tulis akun @asriwldr.

Kronologi Digigit Ular

Menurut pemilik akun, ia mulanya tengah pergi makan-makan dengan teman sekelas SMA. Namun ia bertemu ular di lemari yang tak tahu darimana datangnya.

Akhirnya ia inisiatif pergi ke warung untuk mencari handsaplast.

"Terus sebelum aku ke warung aku udah isep tangan aku terus aku kasih air keran, abis itu baru ke warung di warung di tanyain mau beli apa, terus aku jawab diigit ular," tulis akun tersebut.

Kemudian pemilik warung tersebut akhirnya membawanya ke dokter karena tubuh sudah lemas dan membiru.

"Aku terlanjur lemas harus diinfus, dan katanya kalau enggak ditangani 15 menit lagi udah engak ada," imbuhnya.

Menurut dokter, ular yang mematoknya bisa sejenis kobra, namun karena racunnya hanya sedikit maka ia bisa selamat.

Respons wargent

Video tersebut tentu mendapatkan berbagai komentar dari warganet.

"Bisa-bisanya enggak nangis kejer digigit ular gue liat ular aja udah teriak-teriak buat dibunuh ini malas santuy mana mau di hansaplast sama aja kaya mau bunuh diri," komentar warganet.

"Itulah kenapa kita tak boleh memarahi anak-anak untuk setiap masalah yang dia buat, jadinya kalo ada masalah nggak berani cerita karena takut dimarahi," tambah warganet lain.

"Secara gasadar sebenarnya kita takut buat ngomong karna sering di judge dan dikatain kalau ngasih tau sesuatu, akhirnya pas gede takut sendiri," timpal lainnya.

"Sempetnya mbak mikir takut dimarahin, dimarahin gapapa asal kamu dapat penanganan yang cepat," imbuh warganet.

"Bisa-bisanya lebih takut dimarahin ketimbang is dead," tulis warganet lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjual Martabak Ngegas Gegara Dapat Bintang 3 di Aplikasi Ojol, Publik: Galaknya

Penjual Martabak Ngegas Gegara Dapat Bintang 3 di Aplikasi Ojol, Publik: Galaknya

Lifestyle | Kamis, 16 Desember 2021 | 08:04 WIB

Jual Minuman dengan Topping Menggunung Bikin Ngiler, Harga Super Murahnya Buat Heran

Jual Minuman dengan Topping Menggunung Bikin Ngiler, Harga Super Murahnya Buat Heran

Lifestyle | Kamis, 16 Desember 2021 | 08:10 WIB

Tunjukkan Jumlah Ongkos Transport Harian, Jumlahnya Bikin Melongo

Tunjukkan Jumlah Ongkos Transport Harian, Jumlahnya Bikin Melongo

Video | Kamis, 16 Desember 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB