Menteri Erick Thohir Ingin Bangun Kepercayaan Masyarakat Soal Asuransi Milik BUMN

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 22 Desember 2021 | 18:43 WIB
Menteri Erick Thohir Ingin Bangun Kepercayaan Masyarakat Soal Asuransi Milik BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir.[Instagram]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat pada asuransi-asuransi yang dimiliki BUMN.

Ia mengakui, kejadian gagal bayar polis PT Asuransi Jiwasraya membuat masyarakat tidak percaya terhadap asuransi-asuransi yang dimiliki BUMN.

"Kalau kepercayaan itu ambruk, ya tentu sama saja ketika kita melakukan program-program masyarakatnya sudah tidak percaya itu akan pupus. Nah, karena itu sejak awal niat kita bersama-sama mengembalikan kepercayaan itu bahwa negara hadir, dan bisnis asuransi ini bisnis kepercayaan," ujar Erick dalam acara serah terima polis, Rabu (22/12/2021).

Menurut Erick, perbaikan Jiwasraya merupakan salah satu target kerja dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diberikan kepadanya. Maka dari itu, ia memastikan perbaikan Jiwasraya akan berjalan baik sesuai ketentuan-ketentuan yang ada.

"Apalagi yang sekarang kita hadapi second wave digital yang semuanya nanti berbasis teknologi, di mana aksesibiliti akan semakin mudah, sehingga penipuan atau crime akan makin tinggi. Nah ini kita mulai concern kenapa dari awal kita bersama-sama harus berani melangkah, maka harus berani memastikan kepastian hukum, dan juga tadi perlindungan konsumen," ucap dia.

Untuk menjawab kepercayaan itu, Ketua Pelaksana KPCPEN ini telah menugaskan IFG Life untuk mengambil alih polis nasabah Asuransi Jiwasraya. Saat ini, kata dia, proses ambil alih polis itu tengah berlangsung.

"Kami berharap para pemegang polis akhirnya bisa bernafas lega dengan adanya kejelasan dari akhir proses restrukturisasi yang sudah dilakukan selama dua tahun ini," imbuhnya.

Erick menambahkan, penyerahan simbolis polis ini, merupakan bukti nyata kesungguhan Pemerintah dalam penyelamatan polis nasabah Jiwasraya.

Proses pengalihan polis ini, lanjut Erick, dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Untuk diketahui, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) telah menyelesaikan proses pengalihan polis nasabah eks PT Asuransi Jiwasraya sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang terdapat di setiap polis.

Nantinya, IFG LIfe menghubungi setiap nasabah eks Jiwasraya untuk menyelesaikan proses pengalihan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasabah Jiwasraya Bernafas Lega, IFG Life Mulai Ambil Alih Polis

Nasabah Jiwasraya Bernafas Lega, IFG Life Mulai Ambil Alih Polis

Bisnis | Rabu, 22 Desember 2021 | 18:38 WIB

Asuransi Kesehatan Tambahan untuk Infeksi COVID-19, Penting Atau Tidak di Masa Pandemi?

Asuransi Kesehatan Tambahan untuk Infeksi COVID-19, Penting Atau Tidak di Masa Pandemi?

Health | Rabu, 22 Desember 2021 | 17:00 WIB

Erick Thohir Tegaskan Bakal Copot Oknum BUMN Yang Hambat UMKM

Erick Thohir Tegaskan Bakal Copot Oknum BUMN Yang Hambat UMKM

Bisnis | Rabu, 22 Desember 2021 | 15:39 WIB

Terkini

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB