facebook

Deretan Kepala Daerah Terjerat Korupsi di 2021

Rifan Aditya
Deretan Kepala Daerah Terjerat Korupsi di 2021
Deretan Kepala Daerah Terjerat Korupsi di 2021 - Ilustrasi korupsi (Fikry Anshor/Unsplash)

Berikut daftar 6 kepala daerah terjerat korupsi di 2021 yang dirangkum Suara.com untuk kaleidoskop 2021.

Suara.com - Berikut ini adalah deretan kepala daerah terjerat korupsi di 2021. Sepanjang tahun 2021, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani berbagai kasus korupsi yang melibatkan para pejabat kepala daerah yang meliputi gubernur dan bupati/wali kota.

Siapa saja kepala daerah terjerat korupsi di 2021? KPK melakukan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan sejumlah pejabat negara berikut ini.

1.     Mantan Gubenur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 28 Februari 2021. Ia ditangkap karena dugaan kasus suap terkait barang, jasa dan pembangunan infrastruktur di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Nurdin menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari kontraktor.

Baca Juga: Ucapkan Selamat Gus Yahya Jadi Ketum PBNU, Ghufron: Saatnya NU Tampil Jihad Lawan Korupsi

2.     Mantan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat

Kepala daerah terjerat korupsi di 2021 yang kedua adalah Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Ia terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 10 Mei 2021 silam. Ia diduga tersandung kasus pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

3.     Mantan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari ditangkap bersama suaminya yang merupakan anggota DPR Fraksi Partai NasDem Hasan Aminuddin. Mereka ditangkap karena dugaan korupsi jual-beli jabatan kepala desa di Kabupaten Probolinggo.

4.     Mantan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Baca Juga: Korupsi Anggaran Desa, Kepala Pekon Way Kunyir Pringsewu Ditahan Polisi

Pada Oktober 2021, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin beserta beberapa pejabat pemerintah lainnya terkena Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK. Penangkapan tersebut diduga karena korupsi pengadaan barang, jasa dan infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar