Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres

Erick Tanjung | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 16:39 WIB
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
Ilustrasi rencana pembangunan rumah duka dan krematorium di Jakbar. (Suara.com)
  • Pemkot Jakbar konfirmasi pengembang rumah duka Kalideres telah mengantongi izin resmi.
  • Warga Citra 2 tolak pembangunan krematorium karena minim sosialisasi dan polusi.
  • Plt Camat Kalideres tunggu hasil audiensi warga dengan DPRD terkait proyek krematorium.

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menanggapi aksi penolakan warga terhadap rencana pembangunan rumah duka dan krematorium di Perumahan Citra 2, Kalideres. Pihak Pemkot menyatakan telah melakukan verifikasi terkait legalitas proyek yang berlokasi di samping RSUD Kalideres tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kalideres, Raditian Ramajaya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memeriksa status perizinan ke Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Sudin CKTRP).

"Kami sudah melakukan pengecekan ke Sudin CKTRP, dan hasilnya pihak pengembang memang sudah mengantongi izin resmi," ujar Raditian saat dihubungi, Selasa (24/2/2026).

Meski demikian, Raditian menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil audiensi antara warga Citra 2 dengan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperjelas poin-poin keberatan masyarakat secara rinci. 

"Warga sudah bersurat ke DPRD dan saat ini masih menunggu jadwal audiensi. Kami akan memantau bagaimana keinginan dan tuntutan warga dalam pertemuan tersebut," tambahnya.

Terkait keluhan warga mengenai minimnya informasi, Raditian membenarkan bahwa sosialisasi yang dilakukan pengembang belum menyeluruh. Sejauh ini, pertemuan baru dilakukan dengan jajaran pengurus RW di Kelurahan Kalideres.

Sementara itu, warga yang melancarkan aksi protes berasal dari Perumahan Citra 2 yang secara administratif masuk wilayah Kelurahan Pegadungan.

Hingga saat ini, pihak kecamatan belum menerima permintaan mediasi secara langsung dari warga karena mereka memilih menempuh jalur aspirasi ke legislatif.

"Kami tunggu dulu hasil audiensi dengan DPRD seperti apa," tegas Raditian.

Sebelumnya, warga Perumahan Citra 2 menggelar unjuk rasa menolak pembangunan fasilitas tersebut pada Sabtu (21/2/2026). Dalam aksinya, warga membentangkan spanduk penolakan yang berisi tanda tangan masyarakat setempat.

Perwakilan warga, Budiman Tandiono, menyebutkan bahwa masyarakat tidak pernah mendapatkan pemberitahuan resmi. Mereka baru menyadari adanya proyek tersebut saat alat berat mulai masuk ke lokasi pada pertengahan Februari. Walaupun izin dikabarkan telah terbit sejak 6 Februari 2026, warga menyoroti ketiadaan papan informasi atau plang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di area proyek.

Selain masalah prosedur sosial, warga mempertanyakan urgensi pembangunan tersebut mengingat sudah tersedia rumah duka besar di kawasan Menceng, Tegal Alur. Masyarakat juga mengkhawatirkan dampak kemacetan di akses jalan yang sempit serta potensi pencemaran udara yang dihasilkan dari aktivitas krematorium di pemukiman mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar

Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar

News | Senin, 23 Februari 2026 | 16:52 WIB

Kalideres Makin Semrawut, Rencana Pembangunan Krematorium Picu Protes Warga Hingga Disorot DPRD DKI

Kalideres Makin Semrawut, Rencana Pembangunan Krematorium Picu Protes Warga Hingga Disorot DPRD DKI

News | Senin, 23 Februari 2026 | 11:48 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart

Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 15:46 WIB

Terkini

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB