India Blokir Dana Asing untuk Badan Amal Bunda Teresa, Dituduh Kristenisasi

Siswanto, BBC

Selasa, 28 Desember 2021 | 11:14 WIB
India Blokir Dana Asing untuk Badan Amal Bunda Teresa, Dituduh Kristenisasi
BBC

Suara.com - Pemerintah India menolak memperbarui lisensi pendanaan asing untuk badan amal yang didirikan oleh Bunda Teresa.

Misionaris Cinta Kasih memiliki ribuan biarawati yang mengawasi berbagai kegiatan amal seperti rumah bagi anak-anak terlantar, sekolah, klinik, dan panti jompo.

Di Hari Natal, Kementerian Dalam Negeri India mengumumkan tidak memperbarui pendaftaran karena "masukan yang merugikan".

Kelompok garis keras Hindu telah lama menuduh bahwa badan amal itu menggunakan programnya untuk melakukan Kristenisasi.

Badan amal itu membantah tuduhan tersebut.

Baca juga:

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (27/12), Misionaris Cinta Kasih mengonfirmasi bahwa permohonan pembaruan lisensi pendanaan asing telah ditolak, dan pemerintah India tidak akan membuka rekening pendanaan asing "sampai masalah tersebut diselesaikan".

Sebelumnya, Kepala Menteri Bengal Barat, Mamata Banerjee, menuai kritik setelah mencuit bahwa pemerintah telah membekukan rekening bank badan amal itu. Tetapi pemerintah dan negara bagian itu membantah bahwa akun-akun badan amal itu sudah dibekukan.

Badan amal yang berbasis di Kolkata ini didirikan pada 1950 oleh Bunda Teresa, seorang biarawati Katolik Roma yang pindah ke India dari negara asalnya, Makedonia.

baca juga

Lembaga tersebut adalah salah satu badan amal Katolik paling terkenal di dunia.

Bunda Teresa dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 1979 untuk aktivitas kemanusiaannya.

Dia ditahbiskan sebagai santa atau orang suci pada September 2016 oleh Paus Fransiskus, 19 tahun setelah kematiannya.

Pemerintahan Presiden Narendra Modi telah berusaha mencari-cari alasan untuk membekukan dana asing untuk lembaga amal dan LSM lain yang berbasis di India.

Tahun lalu, kebijakan pembatasan itu menyebabkan adanya pembekuan rekening bank milik LSM Greenpeace dan Amnesty International.

Ada juga sejumlah serangan terhadap kelompok minoritas agama di seluruh India.

Menurut Evangelical Fellowship of India, serangan paling menonjol terjadi di negara bagian Karnataka di wilayah selatan. Terdapat hampir 40 laporan tentang ancaman atau kekerasan mengemuka.

Kelompok-kelompok garis keras Hindu, yang acap main hakim sendiri, mengganggu perayaan Natal di beberapa bagian negara tahun ini, memprotes di luar pertemuan keagamaan, dan merusak sebuah gereja di India utara.

Mayoritas penduduk India beragama Hindu. Tetapi ada sekitar 24 juta orang Kristen di negara ini - sekitar 2% dari populasi - dan merupakan rumah bagi komunitas Katolik terbesar kedua di Asia, setelah Filipina.

Pihak berwenang telah berusaha melakukan tindakan atas dugaan Kristenisasi dan Islamisasi terhadap umat Hindu.

Beberapa negara bagian, yang diperintah oleh partai BJP, baru-baru ini meloloskan, atau tengah mempertimbangkan untuk mengesahkan undang-undang yang melarang berpindah agama dengan alasan menikah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku Bunda Teresa: Inspirasi dari Seorang Perempuan Penyayang, Ajarkan Nilai Kemanusiaan dan Cinta Kasih

Ulasan Buku Bunda Teresa: Inspirasi dari Seorang Perempuan Penyayang, Ajarkan Nilai Kemanusiaan dan Cinta Kasih

Your Say | Rabu, 06 Desember 2023 | 14:30 WIB

Paus Minta Nikaragua Izinkan Kepulangan Biarawati yang Diusir

Paus Minta Nikaragua Izinkan Kepulangan Biarawati yang Diusir

News | Jum'at, 16 September 2022 | 11:30 WIB

Terkini

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:29 WIB

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

×