Jelang Tahun Baru, Sekitar 500 Anak di Inggris Dirawat di Rumah Sakit karena Covid-19

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 29 Desember 2021 | 15:18 WIB
Jelang Tahun Baru, Sekitar 500 Anak di Inggris Dirawat di Rumah Sakit karena Covid-19
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Suara.com - Sebanyak 512 anak-anak di Inggris dirawat di rumah sakit karena COVID-19 pada pekan hari libur jelang tahun baru yang dikenal dengan Boxing Day.

Menyadur Sky News Rabu (29/12/2021), angka-angka yang dirilis di keterangan virus corona pemerintah juga menunjukkan 59 balita dirawat di rumah sakit antara Hari Natal dan Boxing Day yang jatuh pada 26 Desember.

Selanjutnya 50 anak dalam kelompok usia yang sama dirawat dalam 24 jam sebelumnya. Tidak jelaskan, apakah kasus-kasus itu insidental atau salah satu dari mereka berada dalam kondisi serius.

Definisi yang digunakan untuk mengidentifikasi masuk rumah sakit dengan COVID-19 adalah jika seseorang dites positif terkena virus dalam 14 hari sebelum masuk atau selama mereka tinggal di rumah sakit.

Ini berarti, bisa saja seseorang masuk rumah sakit karena alasan non-COVID, dan kemudian dinyatakan positif.

Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Antara 19 Desember dan 26 Desember, 226 anak berusia enam hingga 17 tahun dirawat di rumah sakit karena COVID-19. Selama periode yang sama, 286 anak balita juga dirawat.

Itu dibandingkan dengan 256 orang berusia 17 tahun ke bawah yang dirawat di minggu terakhir bulan November - 100 anak berusia di bawah lima tahun dan 156 anak berusia antara enam dan 17 tahun.

Pekan lalu, penasihat pemerintah mengatakan anak-anak SD yang rentan harus divaksin Pfizer dosis rendah. Diperkirakan sekitar 330 ribu anak termasuk dalam kategori ini.

Vaksin dosis rendah oleh Pfizer-BioNTech, yang sudah digunakan di negara lain, mengandung sepertiga dari dosis dewasa dan diberikan melalui dua suntikan yang diberikan dalam jarak delapan minggu.

baca juga

Dua dosis vaksin ditawarkan kepada anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun. Hingga saat ini, keputusan untuk memvaksinasi semua anak berusia lima hingga 11 tahun belum dibuat.

"Mayoritas anak-anak berusia lima hingga 11 tahun berisiko sangat rendah terkena penyakit serius akibat COVID-19," jelas ketua imunisasi virus corona JCVI, Profesor Wei Shen Lim.

"Namun, beberapa anak berusia lima hingga 11 tahun memiliki kondisi kesehatan mendasar yang menempatkan mereka pada risiko yang lebih tinggi, dan kami menyarankan anak-anak ini untuk divaksinasi terlebih dahulu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Ini Bolehkan Penderita Covid-19 Tetap Masuk Kerja, Alasannya Bikin Kaget

Kota Ini Bolehkan Penderita Covid-19 Tetap Masuk Kerja, Alasannya Bikin Kaget

News | Rabu, 29 Desember 2021 | 09:02 WIB

Vietnam Laporkan Kasus COVID-19 Varian Omicron Pertama dari Luar Negeri

Vietnam Laporkan Kasus COVID-19 Varian Omicron Pertama dari Luar Negeri

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 08:37 WIB

Ahli Imunologi Inggris: Infeksi Covid-19 Omicron Tidak Sama seperti Setahun Lalu

Ahli Imunologi Inggris: Infeksi Covid-19 Omicron Tidak Sama seperti Setahun Lalu

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 08:44 WIB

Terkini

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:00 WIB

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:34 WIB

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:30 WIB

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

×