Covid di China: Warga di Kota Xi'an Meminta Makanan dan Bantuan

Siswanto, BBC

Sabtu, 01 Januari 2022 | 09:56 WIB
Covid di China: Warga di Kota Xi'an Meminta Makanan dan Bantuan
BBC

Suara.com - Sejumlah warga Kota Xi'an, China, mengaku tidak punya cukup makanan walau pejabat setempat berkeras pasokan kebutuhan hidup sudah memadai di tengah karantina ketat alias lockdown.

Sejak pekan lalu, lebih dari 13 juta jiwa di kota tersebut diperintahkan tetap berada di rumah selagi aparat berupaya menghentikan penularan Covid-19.

Oleh karena itu, warga tidak diperbolehkan keluar rumah untuk membeli makanan, kecuali dengan alasan tertentu. Para pegawai negeri pun dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan.

Namun, banyak di antara warga bersuara di media sosial. Mereka mengaku sudah kehabisan barang-barang pokok.

Baca juga:

Penerapan karantina wilayah di Kota Xi'an, yang sudah memasuki hari kesembilan, terbilang ketat. Halte-halte bus di kota tersebut ditutup, penerbangan ke luar kota ditiadakan, dan jutaan tes Covid diberlakukan di Provinsi Shaanxi—tempat Kota Xi'an berada.

Awalnya pemerintah kota membolehkan satu orang per satu rumah keluar setiap dua hari sekali untuk membeli kebutuhan pokok.

Akan tetapi, lockdown diperketat pada Senin (27/12), sehingga semua warga tidak diperkenankan ke luar rumah kecuali untuk menjalani tes Covid.

Sejak saat itu, banyak penduduk berkeluh kesah serta meminta bantuan makanan di platform Weibo. Mereka mengklaim belum menerima paket bantuan gratis dari pemerintah.

baca juga

"Saya dengar distrik lain menerima bantuan secara bertahap, tapi saya tidak menerima apapun. Kompleks kami melarang warga ke luar rumah. Saya memesan sembako secara daring empat hari lalu, tapi tidak ada tanda-tanda paket itu datang. Saya tidak mendapat sayur apapun selama berhari-hari," sebut seorang pengguna media sosial Weibo.

Warganet lainnya berkata: "Pembagian sembako tidak rata. Distrik tempat saya berada belum dapat apa-apa. Kami diminta berkelompok dan memesan bersama. Harganya juga sangat mahal."

Sebuah video yang dibuat pekan ini dan telah beredar di dunia maya memperlihatkan penduduk di salah satu wilayah permukiman Kota Xi'an berdebat dengan polisi soal kekurangan makanan.

https://twitter.com/fangshimin/status/1476704604041613322?s=20

Surat kabar Global Times milik pemerintah melaporkan bahwa di beberapa tempat makanan sudah diantarkan ke gerbang kompleks , namun jumlah relawan pengantar paket sembako ke depan pintu rumah warga kurang banyak.

Supir pengantar paket sembako juga kurang banyak karena mereka pun menjalani karantina wilayah.

Pada Rabu (29/12), pemerintah kota mengaku bahwa "kurangnya staf, kesulitan logistik serta distribusi" menimbulkan masalah pengantaran sembako ke warga.

Namun, pada Kamis (30/12), menteri perdagangan China menegaskan kepada wartawan bahwa penduduk Xi'an punya akses sembako "memadai", sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP.

Stasiun-stasiun televisi milik pemerintah juga menayangkan liputan para petugas dengan APD memilah sembako, seperti telur, daging, dan sayuran ke dalam plastik untuk kemudian diantarkan dari pintu ke pintu.

"Kami dapat paket sembako gratis dari pemerintah. Sebenarnya cukup banyak. Cukup dimakan selama tiga hari atau empat hari untuk sebuah keluarga," sebut seorang penerima paket sembako di Weibo.

Xi'an telah mencatat 960 kasus Covid sejak 9 Desember.

Wabah terkini menyebabkan banyak orang yang meragukan kemampuan China dalam mempertahankan pendekatan nol kasus Covid menjelang Olimpiade Musim Dingin 2022 pada Februari.

China telah menyebut Covid sebagai "ancaman terbesar" dalam menyelenggarakan pesta olahraga tersebut.

Sebagai negara yang mencatat kemunculan Covid untuk pertama kalinya, China telah mengonfirmasi lebih dari 131.000 kasus dan 5.699 kematian, menurut angka terakhir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga China Berbondong-bondong Beli Tiket Pesawat usai Pembatasan Perjalanan Dibuka

Warga China Berbondong-bondong Beli Tiket Pesawat usai Pembatasan Perjalanan Dibuka

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 10:27 WIB

WHO Laporkan Rumah Sakit di China Mulai Penuh Seiring Lonjakan Kasus

WHO Laporkan Rumah Sakit di China Mulai Penuh Seiring Lonjakan Kasus

News | Jum'at, 23 Desember 2022 | 10:35 WIB

Di Tengah Pelonggaran Aturan Covid-19, China Malah Dilanda Panic Buying

Di Tengah Pelonggaran Aturan Covid-19, China Malah Dilanda Panic Buying

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 10:35 WIB

Usai Aturan Dilonggarkan, Penyebaran Covid di China Diprediksi Meroket

Usai Aturan Dilonggarkan, Penyebaran Covid di China Diprediksi Meroket

News | Senin, 12 Desember 2022 | 12:55 WIB

China Batalkan Lebih dari 800 Penerbangan karena Temuan Klaster Covid

China Batalkan Lebih dari 800 Penerbangan karena Temuan Klaster Covid

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:59 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×