Pejabat Tinggi Alibaba Terang-terangan Akui Suka Kripto, Pemerintah China Panik?

M Nurhadi Suara.Com
Jum'at, 31 Desember 2021 | 14:30 WIB
Pejabat Tinggi Alibaba Terang-terangan Akui Suka Kripto, Pemerintah China Panik?
Alibaba Group. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu petinggi eksekutif Alibaba Group, Joe Tsai mengakui dirinya menyukai kripto. Pernyataan dirinya ini menambah panjang daftar elit dunia yang menyatakan ketertarikan mereka terhadap cryptocurrency.

Joe pada Senin malam (27/12/2021) lalu melalui akun Twitter miliknya tiba-tiba mencuit, “Saya suka kripto.” Tak butuh waktu lama, CEO Binance, Changpeng Zhao, langsung merespon, “Saya suka Joe.”

Cuitannya ini tidak lama setelah promosi yang ditandatangani atlet Brooklyn Nets Kevin Durant dengan bursa kripto terbesar AS, Coinbase.

Tsai sendiri merupakan pemilik Brooklyn Nets, waralaba bola basket AS (NBA) yang ia beli dari milyarder Rusia Mikhail Prokhorov pada tahun 2019 seharga US$2,35 milyar, rekor tertinggi saat itu.

Pengusaha ini juga memiliki tim bola basket wanita (WNBA) New York Liberty dan San Diego Seals dari Liga Lacrosse Nasional, olahraga yang populer di AS.

Kolaborasi ini nantinya menyasar iklan kripto yang ditayangkan Coinbase pada situs olahraga Durant dan sumbangan ke yayasan amal milik bintang bola basket tersebut untuk mendukung generasi muda.

“NBA kini memiliki potensi bagi tim untuk menerbitkan token penggemar. Hal itu sudah diungkit, belum disetujui, tetapi orang-orang di Eropa telah melakukannya dengan tim sepakbola dimana token tersebut memiliki hak khusus terkait dengannya,” jelas Tsai dalam wawancara kepada NetsDaily.

Dukungannya terhadap kripto tentu tidak hanya berdampak pada Nets saja tapi diprediksi akan memberi dampak pada sektor politik lantaran Ia adalah orang kedua di Alibaba setelah Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce tersebut.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Tiongkok telah berulangkali berusaha mencegah pertumbuhan adopsi kripto oleh perusahaan-perusahaan besar Tiongkok.

Baca Juga: Luno Catatkan Pertumbuhan Transaksi 4X Lipat dan Pengguna Naik 75 Persen

Jack Ma, diakui maupun tidak adalah salah satu sosok kuat dalam pengembangan teknologi di China. sementara, Tsai adalah orang yang turut membantu Ma.

Pada bulan September, menyusul pelarangan kripto di Tiongkok, Alibaba mengumumkan akan berhenti menjual peralatan penambangan kripto di platform-nya. Alibaba juga melarang anak perusahaannya untuk menjual kripto seperti Bitcoin, Ethereum dan Litecoin.

Beijing memperbarui pelarangan kripto pada bulan Mei lalu dengan mematikan penambangan kripto. Hal ini berakibat kepada hashrate jaringan Bitcoin menurun dan penambang minggat dari Tiongkok ke negara lain, terutama AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI