Habib Bahar Diteror 3 Kepala Anjing, Fadli Zon Geram: Biadab Tak Pancasilais

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 03 Januari 2022 | 10:48 WIB
Habib Bahar Diteror 3 Kepala Anjing, Fadli Zon Geram: Biadab Tak Pancasilais
Habib Bahar bin Smith saat ditemui di kediamannya di Bogor, Kamis (23/12/2021).[SuaraBogor/Devina]

Suara.com - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon turut angkat bicara terkait kiriman berisi benda mengerikan yang dialamatkan ke pondok pesan milik Habib Bahar bin Smith.

Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Fadli Zon menilai tindakan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab dengan mengirim kepala anjing ke kediaman Habib Bahar adalah hal yang tercela.

Fadli bahkan menyebut aksi tersebut biadab dan tidak pancasilais serta bertentangan dengan revolusi mental. Fadli pun berharap agar kejadian ini segera diusut untuk menemukan pelakunya.

"Teror 'jadul'. Pembunuhan terhadap tiga anjing untuk menakuti Pesantren Habib Bahar Smith. Cara-cara biadab ini tak Pancasilais dan jauh dari 'Revolusi Mental'. Harus diusut pelakunya," tulis Fadli Zon dalam cuitannya, dikutip Suara.com, Senin (3/1/2022).

Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon. (Dok: DPR)
Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon. (Dok: DPR)

Sebelumnya diketahui bahwa Habib Bahar bin Smith baru saja terkena teror oleh orang yang tidak dikenal. Ia dikirimi tiga kepala anjing di Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin, Bogor, Jawa Barat.

Kejadian ini diceritakan oleh pengacara Bahar Smith, Aziz Yanuar. Ia mengatakan bungkusan berisi kepala anjing itu dikirim pada 31 Desember 2021 pukul 03.00 WIB dini hari.

Bungkusan teror itu ditemukan oleh penjaga Pos Ponpes Tajul Alawiyyin. Penjaga itu melihat plastik hitam dan dus yang dilempar oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor.

Ia pun langsung mengamankan benda tersebut dan membukanya. Betapa terkejutnya sang penjaga ponpes saat melihat isi plastik berisi tiga kepala anjing dan dus balok.

Bungkus tersebut juga dilengkapi dengan peringatan agar jangan dibuka. Soso yang mengirim teror itu juga hanya menuliskan "orang tidak dikenal" sebagai identitasnya.

baca juga

"Jam 3 pagi dini hari tadi. Pos jaga Ponpes Tajul Alawiyyin di depannya dilempar plastik hitam berisi kepala anjing 3 dan dus bertuliskan ‘jangan dibuka’ oleh orang tak dikenal," terang Aziz sebagai keterangannya sepert dikutip Terkini.id -- jaringan Suara.com, Jumat (31/12/2021).

"Dibuka plastik isi kepala anjing tiga dan dus dibuka isi balok tiga," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Bahar Didatangi Jenderal TNI, Ketum PA 212: Jadi Ikut Malu Kita

Habib Bahar Didatangi Jenderal TNI, Ketum PA 212: Jadi Ikut Malu Kita

News | Senin, 03 Januari 2022 | 10:31 WIB

Cekcok Sama Habib Bahar, Brigjen Achmad Fauzi: Ingatkan Untuk Tidak Ceramah Provokatif

Cekcok Sama Habib Bahar, Brigjen Achmad Fauzi: Ingatkan Untuk Tidak Ceramah Provokatif

Bogor | Senin, 03 Januari 2022 | 09:46 WIB

Fadli Zon Kecam Teror Kepala Anjing ke Pesantren Bahar Smith: Cara Biadab

Fadli Zon Kecam Teror Kepala Anjing ke Pesantren Bahar Smith: Cara Biadab

News | Senin, 03 Januari 2022 | 10:17 WIB

Ngeri, Ada Pesan Kematian Dibalik Teror Kepala Anjing untuk Bahar bin Smith

Ngeri, Ada Pesan Kematian Dibalik Teror Kepala Anjing untuk Bahar bin Smith

Sumbar | Senin, 03 Januari 2022 | 09:19 WIB

Tanggapi Habib Bahar Didatangi TNI, Slamet Maarif: TNI Sudah Tidak Sesuai Tugas

Tanggapi Habib Bahar Didatangi TNI, Slamet Maarif: TNI Sudah Tidak Sesuai Tugas

Bogor | Senin, 03 Januari 2022 | 09:03 WIB

KH Shobri Lubis: Habib Bahar Membela Allah, Mari Kita Bela

KH Shobri Lubis: Habib Bahar Membela Allah, Mari Kita Bela

Banten | Senin, 03 Januari 2022 | 08:55 WIB

Terkini

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:52 WIB

Deddy Sitorus Tantang Gibran Klarifikasi Dugaan Suap ke Pengurus BEM UBK

Deddy Sitorus Tantang Gibran Klarifikasi Dugaan Suap ke Pengurus BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB

Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli

Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:42 WIB

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB