Viral Bayi Diajari Ngomong 3 Bahasa, Reaksinya Disorot: Overthinking Sejak Dini

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Kamis, 06 Januari 2022 | 13:04 WIB
Viral Bayi Diajari Ngomong 3 Bahasa, Reaksinya Disorot: Overthinking Sejak Dini
Viral Bayi Diajari Ngomong 3 Bahasa. (TikTok)

Suara.com - Seorang bayi lelaki yang diajari bicara dalam 3 bahasa sejak dini menjadi viral. Reaksinya itu bahkan ramai mendapatkan sorotan warganet.

Hal ini dibagikan oleh akun TikTok @sabirov.family. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 650 ribu kali dan mendapatkan 52 ribu tanda suka.

"Overthinking sejak dini," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/1/2022).

Dalam video, bayi itu sedang bersantai dan melihat pemandangan sekitar sambil disuapi makan. Ia berbaring di sebuah beanbag berwarna merah muda dengan mengenakan kemeja pantai.

Bayi itu diceritakan setiap hari belajar 3 bahasa sekaligus. Bagaimana tidak, ia selalu mendengarkan 3 bahasa di keluarganya setiap waktu.

Masih kecil mungil, bayi itu rupanya sudah memikul ekspektasi dari orang tuanya. Sang orang tua ingin anaknya itu bisa 3 bahasa agar bisa berkomunikasi dengan baik oleh keluarga ayah dan ibunya.

Viral Bayi Diajari Ngomong 3 Bahasa. (TikTok)
Viral Bayi Diajari Ngomong 3 Bahasa. (TikTok)

Nenek bayi itu rupanya berkewarganegaraan Rusia. Karena itu, bayi lelaki blasteran itu harus bisa bahasa Rusia agar bisa berkomunikasi dengan sang nenek.

"Tiap hari dengerin 3 bahasa. Kalau sudah bisa ngomong harus bisa 3 bahasa. Sama grandma nanti ngobrol pakai bahasa Rusia," lanjut akun tersebut.

Sementara itu, nenek lain bayi itu merupakan orang Indonesia. Alhasil, sang bayi juga akan dijarkan bahasa Indonesia sejak masih dini.

Orang tua itu juga menjelaskan sang anak nantinya harus memilih kewarganeraannya sendiri. Ia bisa memilih sebagai warga negara Rusia atau warga negara Indonesia.

"Sama mbah Uti entar ngomong bahasa Indonesia. Ntar kalau udah gede harus pilih kewarganegaraan," pungkas akun ini.

Adapun bahasa ketiga yang harus dipelajari bayi itu diduga merupakan bahasa Inggris. Diketahui, bahasa Inggris memang bahasa resmi dunia sehingga memang sudah seharusnya dipelajari.

Reaksi bocah itu sendiri dalam video tampak begitu polos. Ia hanya menatap langit-langit dan sekitarnya dengan kebingungan, seolah mengerti ekspektasi dari orang tuanya.

Viral Bayi Diajari Ngomong 3 Bahasa. (TikTok)
Viral Bayi Diajari Ngomong 3 Bahasa. (TikTok)

Sontak, reaksi dan ekspresi bayi itu langsung mendapatkan beragam komentar kocak dari warganet. Bahkan, ada warganet yang sampai menyebut bayi itu sudah overthinking sejak dini.

"Dari kecil udah overthinking," sahut warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Menjawab Pesan Ibu selama 9 Bulan, Alasan Anak Ini Bikin Nyesek

Tidak Menjawab Pesan Ibu selama 9 Bulan, Alasan Anak Ini Bikin Nyesek

Tekno | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:29 WIB

Tak Sengaja Berbagi Bekal ke Teman 'Bakwan Rasa Sabun', Ternyata Ini Penyebabnya

Tak Sengaja Berbagi Bekal ke Teman 'Bakwan Rasa Sabun', Ternyata Ini Penyebabnya

News | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:18 WIB

Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif?

Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif?

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:12 WIB

Viral, Orang Ini Temukan Segepok Uang Bekas Banjir yang Hanyut

Viral, Orang Ini Temukan Segepok Uang Bekas Banjir yang Hanyut

Lifestyle | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:10 WIB

Resign dari Kantor, Karyawan Hapus Dokumen Penting Perusahaan, Aksinya Tuai Perdebatan

Resign dari Kantor, Karyawan Hapus Dokumen Penting Perusahaan, Aksinya Tuai Perdebatan

Hits | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:01 WIB

Kumpulan Ucapan Hari Valentine Bahasa Inggris yang Penuh Makna, Cocok Dikirim untuk Pacar

Kumpulan Ucapan Hari Valentine Bahasa Inggris yang Penuh Makna, Cocok Dikirim untuk Pacar

News | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB