Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 06 Januari 2022 | 12:12 WIB
Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif?
Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif? (Dok: Istimewa)

Suara.com - Sebuah video viral memperlihatkan seorang lelaki yang tersengat aliran listrik bertegangan tinggi. Dalam video tersebut bahkan sempat ada percikan api dan berakhir lelaki tersebut terkapar dan pingsan.

Tidak lama beberapa temannya datang untuk membantu. Salah seorang dari mereka memukul-memukul kakinya untuk memberikan pertolongan pertama.

"Jika kita melihat ada orang yg kesetrum Listrik dikisaran 10-15 detik maka sbg pertolongan pertama segera pukul telapak kakinya agar darah kembali mengalir ke seluruh tubuh," ujar pengguna Twitter @kurawa.

Tidak lama setelah hal itu, lelaki tersebut pun bangun dan berdiri. Lantas benarkan cara pertolongann pertama yang demikian?

Dikutip dari Healthline, sengatan listrik terjadi ketika arus listrik melewati tubuh. Ini dapat membakar jaringan internal dan eksternal dan menyebabkan kerusakan organ.

Jika kamu  atau orang lain tersengat, respons langsung orang terdekat dapat berdampak besar dalam meminimalkan efek sengatan listrik.

Jika diri kita sendiri yang terkena sengatan listrik, mungkin akan kesulitan melakukan apa pun. Tetapi cobalah untuk memulai dengan yang berikut ini jika merasa sangat tersetrum.

  • Lepaskan sumber listrik sesegera mungkin.
  • Jika Anda bisa, hubungi 911 atau layanan darurat setempat.
  • Jika Anda tidak bisa, berteriak agar orang lain di sekitar Anda menelepon.
  • Jangan bergerak, kecuali Anda perlu menjauh dari sumber listrik.
  • Jika sengatan terasa ringan temui dokter sesegera mungkin, bahkan jika Anda tidak memiliki gejala yang nyata. Ingat, beberapa cedera internal sulit dideteksi pada awalnya.

Sementara itu, tutupi luka bakar dengan kain kasa steril. Jangan gunakan perban perekat atau apa pun yang mungkin menempel pada luka bakar.

Jika orang lain tersengan ingatlah beberapa hal untuk membantu mereka dan menjaga diri tetap aman:

  • Jangan menyentuh orang yang tersengat listrik jika masih kontak dengan sumber listrik.
  • Jangan pindahkan seseorang yang telah disetrum, kecuali jika mereka berada dalam bahaya sengatan lebih lanjut.
  • Matikan aliran listrik jika memungkinkan. Jika tidak bisa, jauhkan sumber listrik dari orang tersebut menggunakan benda non-konduktor. Kayu dan karet adalah pilihan yang baik. Pastikan Anda tidak menggunakan apa pun yang berbahan dasar logam atau basah.
  • Jaga jarak setidaknya 20 kaki jika mereka disetrum oleh kabel listrik tegangan tinggi yang masih menyala.
  • Hubungi 911 atau layanan darurat setempat jika orang tersebut tersambar petir atau jika mereka bersentuhan dengan listrik bertegangan tinggi, seperti kabel listrik.
Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif? (Dok: Istimewa)
Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif? (Dok: Istimewa)
  • Hubungi 911 atau layanan darurat setempat jika orang tersebut mengalami kesulitan bernapas, kehilangan kesadaran, kejang, nyeri otot atau mati rasa, atau merasakan gejala masalah jantung, termasuk detak jantung yang cepat.
  • Periksa pernapasan dan denyut nadi orang tersebut. Jika perlu, mulai CPR sampai bantuan darurat tiba.
  • Jika orang tersebut menunjukkan tanda-tanda syok, seperti muntah atau pingsan atau sangat pucat, angkat kaki dan kakinya sedikit, kecuali jika hal ini menyebabkan terlalu banyak rasa sakit.
  • Tutupi luka bakar dengan kasa steril jika bisa. Jangan gunakan Band-Aids atau apa pun yang mungkin menempel pada luka bakar.
  • Jaga agar orang itu tetap hangat.

Sengatan listrik bisa sangat serius, jadi penting untuk mencari bantuan sesegera mungkin. Jika guncangannya tampak parah, hubungi nomor darurat setempat Anda. Bahkan jika kejutannya tampak kecil, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan tidak ada cedera yang kurang terlihat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Parodi Lagu Yang Terdalam, Menilik Fenomena Latah Sosial pada Masyarakat

Viral Parodi Lagu Yang Terdalam, Menilik Fenomena Latah Sosial pada Masyarakat

Your Say | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:00 WIB

Bocah Dikabari Teman Cewek Sekelas Pindah, Ekspresi Senyum Tapi Nangis Getarkan Hati

Bocah Dikabari Teman Cewek Sekelas Pindah, Ekspresi Senyum Tapi Nangis Getarkan Hati

News | Kamis, 06 Januari 2022 | 11:59 WIB

Resign dari Kantor, Karyawan Hapus Dokumen Penting Perusahaan, Aksinya Tuai Perdebatan

Resign dari Kantor, Karyawan Hapus Dokumen Penting Perusahaan, Aksinya Tuai Perdebatan

Hits | Kamis, 06 Januari 2022 | 12:01 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB