Soal Kasus Ferdinand, Husin Shihab Usul Polisi Undang Ahli Filsafat Islam, Kristen, Yahudi

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 09 Januari 2022 | 13:41 WIB
Soal Kasus Ferdinand, Husin Shihab Usul Polisi Undang Ahli Filsafat Islam, Kristen, Yahudi
Husin Shihab

Suara.com - Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Sihab mengusulkan agar pihak polisi mengundang beberapa ahli filsafat dalam upaya mengusut kasus yang menjerat pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, Husin Shihab kemudian mensyaratkan bahwa ahli filsafat yang didatangkan itu haruslah atau minimal bergelar doktor. Tak hanya itu, adapun ahli filsafat yang diminta oleh Husin Shihab kalau bisa dari berbagai lintas agama. Seperti Yahudi, Kristen, dan Islam.

Adapun maksud dari pemanggilan ahli filsafat itu, kata Husin, adalah untuk menafsirkan lebih dalam soal apa makna dari Tuhan Yang Maha Esa.

Hal itu disampaikan langsung melalui akun media sosial Twitter dengan nama pengguna @/HusinShihab, seperti dilihat terkini.id pada Minggu, (9/1/2022).

"Saran saya ke penyidik dalam kasus Ferdinand Hutahaean perlu dihadirkan ahli filsafat, yang bisa mendefinisikan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Ketua Cyber Indonesia itu.

"Pastinya ahli itu minimal bergelar doktor, dari umat Islam, Kristen, dan Yahudi kalau diperlukan," sambungnya.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Muhammad Yasir)
Ferdinand Hutahaean (Suara.com/Muhammad Yasir)

Ia melanjutkan, bahwa saran tersebut agar bisa dijabarkan ke seluruh masyakarat Indonesia yang beragam, agar dapat memaknai apa maksud dari Tuhan Yang Maha Esa.

"Khawatir atas kejadian kasus ini akan dimanfaatkan oleh beberapa oknum yang mengaku punya Tuhan namun tuhannya adalah dirinya sendiri," katanya.

Menurutnya, masyarakat juga perlu dididik lebih dalam melalui kasus yang bersinggungan dengan agama tersebut.

baca juga

"Bagi saya sebagai praktisi hukum kasus ini sangat menarik dan perlu dikaji lebih dalam, mengenai bagaimana masyarakat Indonesia meyakini Tuhan Yang Maha Esa. Aturannya apa sudah ada dan bagaimana penerapannya?" terangnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Pura-pura Mabuk Dalam Mobil, Jawaban Saat Ditegur Polisi Bikin Heboh

Wanita Pura-pura Mabuk Dalam Mobil, Jawaban Saat Ditegur Polisi Bikin Heboh

Bali | Minggu, 09 Januari 2022 | 13:13 WIB

Kasus Cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand, Husin Shihab Saran Pakai Ahli Filsafat

Kasus Cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand, Husin Shihab Saran Pakai Ahli Filsafat

Batam | Minggu, 09 Januari 2022 | 09:55 WIB

Ferdinand Ngaku Mualaf usai Cuitan Dipolisikan, Adik Gus Dur: Tahu Dirilah

Ferdinand Ngaku Mualaf usai Cuitan Dipolisikan, Adik Gus Dur: Tahu Dirilah

Riau | Minggu, 09 Januari 2022 | 09:34 WIB

Soal Kasus Ferdinand, Husin Shihab Beri Saran Penyidik untuk Hadirkan Ahli Filsafat

Soal Kasus Ferdinand, Husin Shihab Beri Saran Penyidik untuk Hadirkan Ahli Filsafat

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 08:08 WIB

Ferdinand Hutahaean Ngaku Mualaf, Politikus Demokrat Beri Komentar Pedas

Ferdinand Hutahaean Ngaku Mualaf, Politikus Demokrat Beri Komentar Pedas

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 07:34 WIB

Keburu Sadar, Naufal Samudra Tak Ambil Paket Narkoba Pesanannya

Keburu Sadar, Naufal Samudra Tak Ambil Paket Narkoba Pesanannya

Entertainment | Minggu, 09 Januari 2022 | 07:10 WIB

Terkini

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×