Pernyataan Bahlil soal Pilpres 2024 Berbuntut Panjang, Pengamat: Terkesan Menjilat Jokowi

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 12 Januari 2022 | 11:22 WIB
Pernyataan Bahlil soal Pilpres 2024 Berbuntut Panjang, Pengamat: Terkesan Menjilat Jokowi
Bahlil Lahadalia pernah menjadi kondektur dan sopir angkot. Hari ini dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Investasi, Rabu 28 April 2021 / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pernyataan Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang mengatasnamalan kalangan pengusaha terkait pilpres 2024 menuai kritik.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS memberikan kritikan tajam terhadap pernyataan Bahlil yang menyebut para pengusaha menghendaki pilpres 2024 diundur.

Fernando secara blak-blakan menyebut pernyataan Bahlil sebagai Menteri Investasi tidak tepat dan tidak memiliki kapasitas mengatasnamakan pengusaha agar masa jabatan presiden diundur hingga 2027.

"Pernyataan Bahlil sangat terkesan menjilat pada Presiden Jokowi," kata Fernando dikutip Wartaekonomi.co.id, Rabu (12/1/2022).

Fernando kemudian mempertanyakan motif di balik ucapan yang berpotensi kontroversial dari Bahlil tersebut.

"Apakah itu dilakukan Bahlil karena gagal dalam memimpin Kementerian Investasi?" katanya.

Fernando mengatakan, Bahlil pasti tahu bahwa wacana tentang perpanjangan masa jabatan presiden sudah pernah dimunculkan dan membuat gaduh.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Fadil)
Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Fadil)

Bahlil harus bertanggungjawab apabila kembali terjadi kegaduhan akibat wacana mengenai perpanjangan masa jabatan presiden.

"Sebaiknya Presiden Jokowi mencopot Bahlil dari Menteri Investasi akibat pernyataannya tersebut," katanya.

Pasalnya, jangan sampai masyarakat beranggapan bahwa apa yang disampaikan oleh Bahlil merupakan keinginan Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Bahlil mengatakan, jika dilihat dari dunia usaha, mereka rata-rata berpikir apakah proses demokrasi dalam konteks peralihan kepemimpinan punya ruang untuk bisa diundur atau tidak.

Alasannya, para pengusaha baru menghadapi persoalan pandemi covid-19 dan saat ini baru akan bangkit kembali.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Akui Sulit Kontrol Pemain Timnas Indonesia Ketika Sudah Kembali ke Klub

Shin Tae-yong Akui Sulit Kontrol Pemain Timnas Indonesia Ketika Sudah Kembali ke Klub

Bola | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:14 WIB

UNISA Yogyakarta Tanggap Pandemi Covid-19

UNISA Yogyakarta Tanggap Pandemi Covid-19

Your Say | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:13 WIB

Mengenal Netiquette, Ini Etika di Media Sosial untuk Netizen

Mengenal Netiquette, Ini Etika di Media Sosial untuk Netizen

Your Say | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:13 WIB

Diminta Mundur Usai Persija Dipecundangi Persipura, Angelo Alessio "Seret" Pemain

Diminta Mundur Usai Persija Dipecundangi Persipura, Angelo Alessio "Seret" Pemain

Bola | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:15 WIB

Ditonton 27 Juta Kali, Potret Glow Up Sejoli Pacaran dari Bocil Sampai Dewasa Bikin Iri

Ditonton 27 Juta Kali, Potret Glow Up Sejoli Pacaran dari Bocil Sampai Dewasa Bikin Iri

Lifestyle | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:14 WIB

Videonya Bikin Sesak, Viral Bocah SD di Bekasi Dibully Hingga Tersungkur Memeluk Bola

Videonya Bikin Sesak, Viral Bocah SD di Bekasi Dibully Hingga Tersungkur Memeluk Bola

News | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:13 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB