facebook
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Beredar Video Polres Singkawang Pakai Bahasa Mandarin, Benarkah?

Dany Garjito | Fita Nofiana
CEK FAKTA: Beredar Video Polres Singkawang Pakai Bahasa Mandarin, Benarkah?
Cek fakta Polres Singkawang berbahasa Mandarin (kominfo.go.id)

Beredar video anggota Polres Singkawang menggunakan bahasa Mandarin.

Suara.com - Beredar sebuah video yang menyatakan bahwa anggota Polres Singkawang tak lagi menggunakan bahasa Indonesia, namun bahwa mandarin.

Video tersebut bermula dari pesan berantai yang beredar di WhatsApp.

Berikut narasinya:

"Aparat di Singkawang sudah gunakan bahasa China, apa hrs begini nasib bangsa kita ini. bukannya bahasa Nasional Indonesia..jelas kan..dia.mau pindah ibukota .."

Baca Juga: Beri Kejutan Ultah, Wanita Ini Malah Dibuat Syok Saat Buka Pintu Rumah Temannya

Lalu benarkah kliam tersebut?

Penjelasan:

Berdasarkan laman resmi kominfo.go.id, klaim yang menyatakam bahwa anggota Polisi di Singkawang menggunakan bahasa Mandarin murni tidaklah benar.

Menurut pesan tersebut, polisi tak mulai enggan berbahasa Indonesia dan lebih suka berbahasa Mandarin.

Faktanya, penggunaan bahasa Mandarin itu sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat setempat.

Baca Juga: Video Pengunjung Turun dari Perahu di Istana Boneka Cuma Buat Foto-foto Viral, Tuai Nyinyiran Warganet

Cek fakta Polres Singkawang berbahasa Mandarin (kominfo.go.id)
Cek fakta Polres Singkawang berbahasa Mandarin (kominfo.go.id)

Video tersebut faktanya  memperlihatkan kegiatan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Singkawang ketika tengah enyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk mau divaksin Covid-19.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar