Ngeri! Tawuran Antar Geng Monyet Teror Kota di Thailand, Jumlahnya Ribuan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 17 Januari 2022 | 17:31 WIB
Ngeri! Tawuran Antar Geng Monyet Teror Kota di Thailand, Jumlahnya Ribuan
Ilustrasi monyet. ( freepict)

Suara.com - Gerombolan monyet liar yang mengamuk menyebar teror di sebuah kota di Thailand karena mereka kecanduan minuman manis sambil memakan pisang.

Menyadur Daily Mail Senin (17/1/2022), monyet liar yang jumlahnya ribuan itu tawuran di Kota Lopburi, sekitar 90 mil utara ibu kota Bangkok.

Kota ini terkenal dengan populasi monyetnya yang membawa turis dari seluruh dunia, bahkan penduduk setempat mengadakan festival tahunan untuk menghormati hewan ini.

Populasi monyet Lopburi berlipat ganda selama pandemi dan mereka terlena dengan makanan ringan dan minuman manis yang diberikan turis ketika berkunjung ke kota itu selama pelonggaran pembatasan virus corona.

Sekarang, jalanan kota dirusak oleh ribuan monyet untuk berebut gula dan bersaing keras untuk junk food, bahkan juga menandai wilayahnya masing-masing.

Rekaman yang diambil pada hari Selasa menunjukkan lusinan hewan berkeliaran di jalanan, melompati mobil, memanjat manusia dan bahkan mencuri makanan dan barang-barang mereka.

Video menunjukkan warga membagikan tabung plastik berisi gula dan sirup dan monyet-monyet itu mengisapnya hingga kering sebelum mengejar seorang pria yang membagikan pisang.

Kurangnya rasa takut mereka terhadap manusia menunjukkan perilaku yang sangat berani, memanjat kaca depan kendaraan yang bergerak dan melompati semua orang di jalan.

Dua kelompok monyet terlibat tawuran di Thailand. (Foto: Facebook/Wisrut Suwanphak)
Tawuran antar geng monyet di Thailand. (Foto: Facebook/Wisrut Suwanphak)

Penduduk setempat mengatakan bahkan ada geng saingan yang menandai wilayah mereka - yang mengakibatkan tawuran antar geng monyet ketika hewan itu bertemu.

baca juga

Pemerintah mencoba untuk mengendalikan populasi monyet liar dalam beberapa tahun terakhir tapi tak dapat menekan jumlahnya karena terus berkembang biak.

Sejumlah besar monyet disterilkan tahun 2020 setelah jumlah mereka tak terkendali selama pandemi.

Departemen satwa liar memikat hewan itu ke dalam kandang dengan buah dan membawanya ke klinik untuk dibius, disteril dan diberi tato kebiri untuk menandai - tapi pihak berwenang tidak bisa mengikutinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemandangan Langka! Monyet Tawuran di Jalan Raya Lopburi, Pengendara Berhenti Ketakutan

Pemandangan Langka! Monyet Tawuran di Jalan Raya Lopburi, Pengendara Berhenti Ketakutan

Bali | Kamis, 29 Juli 2021 | 09:25 WIB

Dua Geng Monyet Tawuran di Tengah Jalan, Diduga karena Makanan

Dua Geng Monyet Tawuran di Tengah Jalan, Diduga karena Makanan

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:45 WIB

Ratusan Monyet Tawuran di Jalan, Warga Curiga Monyet Ngambek dengan Corona

Ratusan Monyet Tawuran di Jalan, Warga Curiga Monyet Ngambek dengan Corona

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 18:03 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×