Dua Geng Monyet Tawuran di Tengah Jalan, Diduga karena Makanan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 28 Juli 2021 | 15:45 WIB
Dua Geng Monyet Tawuran di Tengah Jalan, Diduga karena Makanan
Dua kelompok monyet di Thailand bentrok di tengah jalan.[Facebook/Wisrut Suwanphak]

Suara.com - Dua geng monyet bentrok di tengah jalan hingga menyebabkan lalu lintas macet di kota Lop Buri, Thailand. Diduga puluhan monyet itu saling serang karena makanan.

Insiden itu pertama kali diungkap oleh seorang pengguna Facebook bernama Wisrut Suwanphak. Ia membagikan video yang memperlihatkan detik-detik dua geng monyet tersebut saling serang.

Video tersebut langsung viral di media sosial Thailand. Hingga kini sudah lebih dari 10.000 kali dibagikan oleh warganet.

Dalam video itu terlihat dua geng monyet saling berhadapan di sebuah persimpangan jalan. Beberapa ada yang berduel dan lainnya hanya menonton di sekitarnya.

Akibat perkelahian tersebut, dalam video itu juga terlihat beberapa pengguna jalan harus berhenti dan berjalan perlahan demi menghindari amukan monyet.

Menyadur India Express Rabu (28/7/2021), bentrokan tersebut terjadi di Prang Sam Yot, di depan Kuil Phra Kan yang terletak di kota Lop Buri.

Kota Lop Buri merupakan salah satu rumah bagi ribuan monyet di Thailand. Ribuan monyet itu menjadi salah satu daya tarik dan tujuan wisata populer.

Monyet-monyet di kota tersebut juga dikenal sering meminta makanan kepada turis yang datang.

Karena pembatasan Covid-19, turis yang datang ke kota tersebut menjadi sangat sedikit dan diduga monyet-monyet itu kelaparan.

Seorang saksi mata yang berada di tempat kejadian mengatakan kepada media setempat, Thairath, bahwa dia melihat bentrokan dua geng monyet tersebut dari lantai tiga sebuah gedung.

Meskipun perkelahian antar monyet biasa terjadi di kota itu, dia mengatakan bahwa belum pernah melihat bentrokan sebesar itu.

"Akibat kejadian ini, beberapa kera terluka. Darah bercucuran di jalan. Pertarungan tidak akan usai jika salah satu pemimpin kelompok mundur," jelasnya.

Departemen Taman Nasional Thailand mengatakan bahwa bentrokan antar geng monyet memang bukan hal aneh di kota tersebut.

"Pertarungan monyet di Lop Buri sering terjadi. Ini tidak aneh. Ini tentang perebutan kekuasaan, pertarungan makanan, pembuahan betina," jelas Departemen Taman Nasional kepada Matichon.

Pertarungan antar geng monyet tersebut bukan pertama kali terjadi. Tahun 2020 juga sempat dilaporkan adanya bentrokan antar dua kelompok monyet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Meningkat, Pasien Covid-19 di Bangkok Dipindahkan ke Provinsi Lain dengan Kereta

Kasus Meningkat, Pasien Covid-19 di Bangkok Dipindahkan ke Provinsi Lain dengan Kereta

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 20:06 WIB

Dipulangkan dari Thailand, Nelayan Aceh Jalani Karantina

Dipulangkan dari Thailand, Nelayan Aceh Jalani Karantina

Sumut | Selasa, 27 Juli 2021 | 10:59 WIB

Update Covid-19 Global: Pecah Rekor Kasus Baru, Thailand Terbanyak Kedua di ASEAN

Update Covid-19 Global: Pecah Rekor Kasus Baru, Thailand Terbanyak Kedua di ASEAN

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 10:50 WIB

Terkini

Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri

Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi

Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:23 WIB

Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel

Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:16 WIB

Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit

Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:04 WIB

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:01 WIB

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Melawan Negara, Singgung Koruptor hingga Pelaku Ekonomi Ilegal

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Melawan Negara, Singgung Koruptor hingga Pelaku Ekonomi Ilegal

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:53 WIB

Hasto: Jangan Seperti Papua dan Aceh, Kaya SDA tapi Rakyat Belum Sejahtera

Hasto: Jangan Seperti Papua dan Aceh, Kaya SDA tapi Rakyat Belum Sejahtera

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:52 WIB

Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?

Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:32 WIB

Prabowo Prediksi akan Ada Perlawanan dari Kelompok Tak Cinta Tanah Air

Prabowo Prediksi akan Ada Perlawanan dari Kelompok Tak Cinta Tanah Air

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:23 WIB