Penyekatan Jalan di Rasuna Said Bikin Sulit Ambulans Bawa Pasien ke 2 Rumah Sakit, Pengamat: Gak Boleh Dibuat Begitu

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:36 WIB
Penyekatan Jalan di Rasuna Said Bikin Sulit Ambulans Bawa Pasien ke 2 Rumah Sakit, Pengamat: Gak Boleh Dibuat Begitu
Tangkapan layar foto penyekatan di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan yang menuai polemik. (Foto: Dokumentasi Jim Lomen Sihombing)

Suara.com - Penyekatan di Jalan Rasuna Said atau tepatnya di depan Kedutaan Besar Australia menuai polemik. Pasalnya, pembatas antara jalur lambat dan cepat ini menyulitkan akses dua Rumah Sakit (RS), yakni Mayapada dan MMC.

Pakar Transportasi Publik, Jim Lomen Sihombing mengatakan, menjadi sulit untuk masuk ke dua RS itu karena adanya penyekatan jalan. Padahal, sudah ada putar balik di dekat lokasi bagi masyarakat yang ingin ke RS terutama yang datang dari arah jalan Gatot Subroto.

"Putaran balik didepan menara kuningan itu tidak bisa masuk ke RS Mayapada karena penyekatan tadi. Jadi banyak orang seolah kena 'prank', mereka sudah putar balik disitu tapi enggak bisa masuk, jadi harus putar balik lagi depan Kedutaan Malaysia dan putar lagi di depan gedung KPK," ujar Jim kepada wartawan, Selasa (18/1/2022).

"Enggak boleh akses ke rumah sakit dibuat begitu," tambahnya menjelaskan.

Tak hanya bagi masyarakat, bahkan pembatas jalan itu juga bisa saja menyulitkan ambulans yang harus menempuh jarak lebih jauh. Hal ini akan membahayakan pasien yang butuh segera diantar ke rumah sakit.

"Bayangkan kalau itu mobil ambulance atau kondisi pasien yang butuh penanganan darurat, tentu akan sangat berbahaya, apalagi itu jalur yang sangat padat di jam kerja," jelasnya.

Menurut Jim, pembukaan sekat tersebut sangat krusial mengingat akses yang dituju adalah rumah sakit. Karena itu, meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa segera memerintahkan jajarannnya untuk membuka sekat tersebut demi penyelamatan nyawa manusia.

"Saya paham (kenapa disekat), karena dekat situ ada 'U Turn', tapi itu tidak berlaku bagi akses vital seperti rumah sakit. Ini kita bicara nyawa orang lho. Saya kira Mas Gubernur itu sangat konsen dengan kemaslahatan warganya. Secepatnya itu dibuka, dan ditambahkan rambu-rambu lalu lintas penanda adanya rumah sakit," ucapnya..

Seharusnya, kata Jim, lalu lintas itu dibuat untuk kebutuhan manusia, sehingga kerap dilakukan rekayasa lalu lintas untuk memudahkan akses masyarakat.

baca juga

"Lalu lintas itu menyesuaikan kebutuhan manusia, bukan sebaliknya, maka selalu kita dengar ada rekayasa lalu lintas. Apalagi jika berhubungan dengan akses vital seperti rumah sakit, maka itu harus jadi prioritas utama," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Penyekatan, Petugas Gabungan Tetap Lakukan Pengawasan Saat Malam Tahun Baru

Tak Ada Penyekatan, Petugas Gabungan Tetap Lakukan Pengawasan Saat Malam Tahun Baru

Jakarta | Rabu, 29 Desember 2021 | 22:14 WIB

Antisipasi Temuan Omicron di Jogja, Pemkot Lakukan Penyekatan Jika Terjadi di Satu Wilayah

Antisipasi Temuan Omicron di Jogja, Pemkot Lakukan Penyekatan Jika Terjadi di Satu Wilayah

Jogja | Rabu, 29 Desember 2021 | 20:14 WIB

110 Titik Ruas Jalan di Medan Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Ini Lokasinya

110 Titik Ruas Jalan di Medan Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Ini Lokasinya

Sumut | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:36 WIB

Warga Luar Kota Dilarang Masuk Surabaya saat Natal dan Tahun Baru

Warga Luar Kota Dilarang Masuk Surabaya saat Natal dan Tahun Baru

Jatim | Kamis, 23 Desember 2021 | 23:41 WIB

Terkini

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:09 WIB

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:07 WIB

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:04 WIB

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:00 WIB

Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi

Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:56 WIB

Ijtima Ulama PKB Soroti Masa Depan PBNU, Minta Muktamar Jombang Bersih dari Praktik Transaksional

Ijtima Ulama PKB Soroti Masa Depan PBNU, Minta Muktamar Jombang Bersih dari Praktik Transaksional

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:54 WIB

×