facebook

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa: Kekuatan Tiga Matra Dikerahkan Jaga Laut Cina Selatan

Reza Gunadha | Bagaskara Isdiansyah
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa: Kekuatan Tiga Matra Dikerahkan Jaga Laut Cina Selatan
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa seusai rapat kerja dengan Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

"Jadi kalau secara umum, masalah kemanan di Laut Cina Selatan dengan Indo-Pasifik yang menonjol sebenarnya hanya di Laut Cina Selatan," ungkapnya.

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengakui telah mengerahkan semua kekuatan yang dimiliki untuk pengamanan di wilayah Laut Cina Selatan. Pengamanan itu mengerahkan kekuatan tiga matra TNI. 

"Intinya kami berusaha mengoperasikan segala kemampuan yang dimiliki oleh angkatan darat laut dan juga udara," kata Andika dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022). 

Andika menyampaikan, secara umum masalah Laut Cina Selatan paling menonjol ketimbang masalah yang ada wilayah Indo-Pasifik. 

"Jadi kalau secara umum, masalah kemanan di Laut Cina Selatan dengan Indo-Pasifik yang menonjol sebenarnya hanya di Laut Cina Selatan," ungkapnya. 

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Wakasad, Pangdam Siliwangi Masih Fokus Jalankan Program Vaksinasi

"Di Laut Cina Selatan ini seperti yang saya sampaikan tadi, kita sudah berusaha mengerahkan semua yang kami miliki sesuai dengan kemampuan kami saat ini," sambungnya. 

Untuk di wilayah Natuna, Andika menjelaskan, kekuatan tiga matra yakni Angkatan Darat, Laut hingga Udara sudah dimaksimalkan sedemikian rupa. Seluruh kemampuan yang dimiliki kemudian dikombinasikan. 

"Lima poin sebenarnya juga menggambarkan bagaimana kami mengoptikmalkan semua yang kami miliki alutsista kemampuan yang dimiliki Darat, Laut dan Udara," tuturnya. 

"Sedangkan di Indo-Pasifik inilah kami miliki yang bisa kami kerahkan dalan operasi-operasi kami selama ini," sambungnya.

Baca Juga: Jenderal Andika Perkasa Rotasi Perwira Tinggi TNI, Pangkostrad Dijabat Menantu Luhut Binsar Panjaitan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar