Kisah Penyandang Disabilitas Terseret Tsunami Tonga, di Laut 27 Jam

Siswanto, BBC

Senin, 24 Januari 2022 | 17:09 WIB
Kisah Penyandang Disabilitas Terseret Tsunami Tonga, di Laut 27 Jam
BBC

Suara.com - Salah seorang korban selamat dari terjangan tsunami di Tonga, negara kepulauan di Samudra Pasifik, menuturkan bagaimana ia bertahan hidup selama 27 jam setelah terseret ke laut.

Lisala Folau, demikian nama warga Tonga itu, hanya bisa menggunakan lengannya untuk mencoba selamat.

Ia adalah penyandang disabilitas. Ia tidak bisa berjalan dengan normal.

Kepada BBC ia menuturkan, gelombang laut membuatnya terpisah dengan keponakannya.

Ia mengaku sangat takut, namun mencoba untuk tetap tenang.

Baca juga:

Dengan batang kayu, Folau akhirnya bisa mencapai pulau utama, Tongatapu, setelah selama sembilan kali dibenamkan gelombang laut.

Ia tinggal di Pulau Atata. Jarak total Atata dengan Tongatapu sekitar 13 kilometer dan di antara dua pulau ini ada dua pulau lain yang tak berpenghuni.

"Jujur saja, saya takut. Tetapi saya yakin dengan kuasa Tuhan, Tuhan akan menyelamatkan saya. Ketika gelombang datang, gelombang ini mengangkat dan menyeret saya ke laut," kata Folau.

baca juga

Saat itu, pada Sabtu (15/01/22), ia sedang bersama keponakannya. Saat diseret gelombang pada Sabtu malam, keduanya saling berpegangan, namun terlepas saat berada di laut.

"Kami terpisah, kami tak bisa melihat satu sama lain. Namun kami bisa saling mendengar, kami saling berteriak," katanya.

"Saat berada di laut, saya mencoba tetap tenang. Saya sangat yakin dengan kekuasaan Tuhan. Saya pemeluk Kristen. Saya yakin Tuhan memberi saya kekuatan untuk bertahan hidup," ujar Folau.

"Tuhan juga memberi kesempatan saya untuk hidup. Selain itu, keinginan kuat untuk melihat lagi keluarga saya juga mendorong saya untuk tidak menyerah," katanya.

Dibenamkan gelombang sembilan kali

Tentu bukan perjuangan yang mudah. Bekas tukang kayu ini menuturkan bagaimana ia dibenamkan gelombang laut berulang kali.

"Saat berada di air, saya ingat saya terbenam delapan kali. Saya penyandang disabilitas, kaki saya tak bisa berfungsi sempurna. Setiap kali terbenam, saya selalu mencoba untuk mengapung lagi untuk mendapatkan udara," kata Folau.

Namun, gulungan gelombang seakan tak pernah berhenti. Gelombang ini terus saja membenamkan dirinya.

Saat dibenamkan untuk kedelapan kalinya, ia berpikir jika gulungan gelombang datang lagi, maka dirinya akan habis kareba satu-satunya anggota tubuh yang bisa ia gerakkan untuk menyelamat diri hanya dua lengannya.

Dua lengan inilah yang bisa membuatnya terapung lagi. Ia juga berpikir untuk mencari cara agar selamat.

"Jadi, saat saya terbenam lagi untuk kesembilan kalinya, saya mengapung lagi dan saya melihat ada batang kayu, lalu saya langsung sambar kayu tersebut," kata Folau.

Ketika berjuang menyelamatkan diri di laut, ia sempat mendengar anaknya berteriak memanggil namanya. Anaknya berada di darat.

"Saya tak menjawab teriakannya karena saya tahu, kalau saya menjawab ia pasti akan terjun ke laut untuk menyelamatkan saya. Padahal ketika itu, terjangan gelombang masih terjadi. Saya mencoba bertahan dengan berpegangan ke balok kayu," katanya.

Salah seorang anak Folau, Talivakaola, melalui unggahan di Facebook mengatakan sangat bersyukur ayahnya selamat.

"Ini kisah yang tak mungkin saya lupakan dalam hidup saya ... saya menangis terharu membayangkan bagaimana ayah berenang di laut setelah tsunami menerjang ... hati saya hancur membayangkan ayah harus minum air laut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×